RADARSOLO.COM – Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sepanjang tahun anggaran 2026 ini terus digulirkan pemerintah secara bertahap.
Kendati membawa angin segar, momentum pencairan ini kerap kali menyedot biaya operasional ekstra bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Jarak rumah yang jauh dari pusat kota membuat tidak sedikit warga prasejahtera terpaksa merogoh kocek untuk ongkos transportasi sekadar bolak-balik mengecek saldo di mesin ATM Bank Himbara.
Baca Juga: Pantau Pencairan PKH-BPNT Rp600 Ribu 2026, Begini Perbedaan Aplikasi Cek Bansos dan Website Kemensos
Ironisnya, setelah mengeluarkan biaya transportasi, tidak jarang KPM harus menelan kekecewaan karena mendapati saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih mereka ternyata masih kosong atau belum ditransfer oleh kementerian.
Guna menyiasati hal tersebut, para penerima manfaat sebenarnya bisa memanfaatkan fitur pemantauan digital dari rumah masing-masing.
Bagi KPM yang ingin menghemat pengeluaran, tidak perlu lagi pergi ke gerai ATM atau agen bank.
Berikut adalah 2 cara praktis yang bisa dilakukan sesuai dengan bank penyalur jaminan sosial Anda.
1. Memanfaatkan Fitur SMS Banking (Solusi Tanpa Internet)
Layanan SMS Banking merupakan opsi terbaik bagi KPM yang tidak memiliki ponsel pintar (smartphone) Android atau bertempat tinggal di wilayah dengan sinyal internet yang minim.
Metode konvensional ini bisa dioperasikan oleh segala jenis handphone (HP), termasuk ponsel jadul tipe senter.
Sebelum menggunakan layanan ini, pastikan nomor HP Anda sudah terdaftar di sistem perbankan saat pertama kali menerima kartu KKS di kantor cabang.
Berikut format SMS cek saldo untuk masing-masing Bank Himbara:
- Bank BRI: Ketik SALDO (spasi) PIN kirim ke 3300 (Contoh: SALDO 123456).
- Bank BNI: Ketik SAL kirim ke 3346. Anda akan menerima balasan konfirmasi untuk memasukkan digit PIN keamanan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Jenjang SD di Sragen Minim Peminat, Hanya Tiga Siswa di Tahun Ajaran Baru
- Bank Mandiri: Ketik SAL (spasi) 1 (spasi) 4 digit terakhir nomor rekening kirim ke 3355.
Catatan: Pastikan ponsel Anda memiliki pulsa reguler yang mencukupi (kisaran Rp500 hingga Rp1.500 per SMS) untuk menerima pesan balasan tarif dari operator.
3. Memakai Aplikasi Mobile Banking Resmi (Bagi Pengguna Smartphone)
Bagi KPM yang sudah memiliki akses internet dan menggunakan smartphone, mengunduh aplikasi mobile banking resmi milik Bank Himbara adalah solusi jangka panjang yang paling direkomendasikan.
Layanan ini sepenuhnya gratis tanpa memotong pulsa seluler.
Baca Juga: Kritik Pernyataan Gubernur Jateng, Politisi Sragen: Semua Jalan Penting
Aplikasi digital yang bisa dipasang melalui Google Play Store atau App Store meliputi:
- BRImo (untuk nasabah Bank BRI)
- Livin' by Mandiri (untuk nasabah Bank Mandiri)
- BNI Mobile Banking (untuk nasabah Bank BNI)
- BSI Mobile (khusus KPM di wilayah Provinsi Aceh)
Setelah aplikasi terpasang, warga cukup melakukan aktivasi akun secara mandiri atau meminta panduan petugas Customer Service di kantor bank terdekat.
Dengan aplikasi ini, Anda tinggal masuk (login) menggunakan sidik jari atau kata sandi untuk memantau pergerakan saldo masuk kapan saja dan di mana saja.
Tips Keamanan Digital bagi Penerima Bansos 2026
Kementerian Sosial (Kemensos) bersama pihak perbankan selalu mengimbau para KPM untuk menjaga ketat kerahasiaan data perbankan mereka.
Pastikan nomor PIN ATM KKS maupun PIN SMS Banking tidak diberitahukan kepada siapa pun, termasuk kepada pengurus desa atau oknum yang mengaku sebagai pendamping sosial PKH.
Jangan pernah mengklik tautan (link) tidak dikenal yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp atau SMS yang menjanjikan bonus insentif tambahan.
Sebab, hal tersebut merupakan modus penipuan siber (phishing) yang bertujuan menguras habis saldo bantuan sosial (bansos) KPM.
Editor : Syahaamah Fikria