RADARSOLO.COM - Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial atau bansos pada Juni 2026.
Dalam daftar bansos Juni 2026 tersebut terdapat Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Program Indonesia Pintar (PIP).
Penyaluran bansos Juni 2026 dilakukan secara bertahap untuk membantu menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga kurang mampu.
Selain itu, bantuan juga diarahkan untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan masyarakat rentan.
Saat ini pemerintah tengah melakukan digitalisasi data bansos pada 42 kabupaten/kota di Indonesia mulai 1 Juni 2026.
Program ini bertujuan memastikan penyaluran bansos PKH, BPNT, dan PIP lebih tepat sasaran.
Proses sinkronisasi data melibatkan sejumlah lembaga, seperti Dukcapil, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Kepegawaian Negara (BKN), PLN, BPJS Ketenagakerjaan, ATR/BPN, Korlantas Polri, serta Kementerian Sosial (Kemensos).
Pembaruan data tersebut mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) terbaru yang menjadi dasar penyaluran bansos Juni 2026.
Daftar Bansos Juni 2026 yang Cair
Kementerian Sosial bersama pemerintah pusat menyiapkan pencairan beberapa program bansos utama selama Juni 2026. Berikut daftar bansos yang akan dicairkan:
1. PKH Juni 2026
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bagi keluarga miskin dan rentan.
Penyaluran dilakukan empat tahap dalam setahun dan Juni 2026 masuk pencairan tahap kedua.
Berikut rincian bantuan PKH Juni 2026:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap
- Anak usia dini 0-6 tahun: Rp750.000 per tahap
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000 per tahap
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000 per tahap
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap
2. BPNT Juni 2026
Dalam daftar bansos Juni 2026, BPNT juga kembali dicairkan. Bantuan Pangan Non Tunai diberikan sebesar Rp200 ribu setiap bulan.
Namun pencairan BPNT dilakukan per tiga bulan sehingga penerima manfaat akan memperoleh total Rp600 ribu dalam satu tahap pencairan.
Dana bantuan BPNT disalurkan melalui saldo elektronik yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-Warong maupun agen bank yang bekerja sama dengan pemerintah.
3. PIP Juni 2026
Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu bansos pendidikan yang kembali disalurkan pada Juni 2026.
Bantuan ini ditujukan untuk mencegah anak putus sekolah sekaligus membantu siswa dari keluarga kurang mampu.
Berikut rincian bantuan PIP Juni 2026:
- Siswa SMA kelas 10 dan 11: Rp1,8 juta per tahun
- Siswa SMA kelas 12: Rp900 ribu per tahun
- Siswa SMP kelas 7 dan 8: Rp750 ribu per tahun
- Siswa SMP kelas 9: Rp375 ribu per tahun
- Siswa SD kelas 1 sampai 5: Rp450 ribu per tahun
- Siswa SD kelas 6: Rp225 ribu per tahun
Cara Cek Status Bansos Juni 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos PKH, BPNT, maupun PIP secara online menggunakan NIK KTP melalui aplikasi resmi maupun laman Kemensos.
Cara Cek Bansos Lewat Aplikasi
- Download aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Pilih menu “Buat Akun”
- Isi data diri lengkap sesuai KTP dan KK
- Unggah foto KTP serta swafoto
- Klik “Buat Akun Baru”
- Lakukan verifikasi email
- Masuk ke menu profil untuk melihat status penerima bansos
Cara Cek Bansos Lewat Website Kemensos
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos
- Isi data wilayah penerima manfaat
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos Juni 2026
Hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan jadwal pasti pencairan bansos Juni 2026.
Namun jika mengacu pola sebelumnya, pencairan PKH, BPNT, dan PIP diperkirakan dimulai secara bertahap sejak awal bulan.(np)
Editor : Nur Pramudito