RADARSOLO.COM - Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mendadak menjadi sorotan setelah digeledah tim Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6).
Situasi di lokasi terlihat tidak biasa karena puluhan karyawan terlantar di area parkir dan lobi sejak pagi hari.
Pantauan di lapangan menunjukkan para pegawai hanya diperbolehkan berada di luar gedung utama.
Mereka dilarang masuk selama proses penggeledahan berlangsung.
Sejumlah karyawan terlihat kebingungan sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak internal.
Pengamanan di Kantor BGN juga diperketat. Tiga petugas keamanan berjaga di pintu gerbang utama dan membatasi akses keluar masuk gedung.
Awak media yang datang untuk melakukan peliputan pun tidak diizinkan memasuki area kantor.
Hingga sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa pegawai masih terus berdatangan. Namun, kondisi tetap sama.
Para karyawan terlantar di halaman kantor karena dilarang masuk ke dalam gedung oleh petugas keamanan.
Di sisi lain area parkir, tampak deretan karangan bunga ucapan selamat untuk Nanik S. Deyang yang baru saja ditunjuk sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana.
Menurut informasi dari petugas keamanan, tim Kejagung sudah berada di Kantor BGN sejak sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Aparat disebut langsung melakukan sterilisasi area sebelum proses penggeledahan dimulai.
Kejagung Cari Barang Bukti
Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan bahwa Kantor BGN memang sedang digeledah penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus).
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/6).
Meski demikian, pihak Kejagung belum membeberkan detail perkara yang sedang ditangani.
Dugaan sementara, penggeledahan berkaitan dengan pencarian barang bukti dalam kasus dugaan korupsi.
Belakangan, BGN memang diterpa sejumlah isu internal. Mulai dari kabar operasi tangkap tangan hingga kritik publik terhadap sejumlah kebijakan lembaga tersebut yang dinilai menguras anggaran negara.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai barang bukti yang diamankan maupun pihak-pihak yang diperiksa dalam penggeledahan tersebut.
Terjadi di Tengah Pergantian Pimpinan
Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung terjadi di tengah pergantian pimpinan lembaga itu.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengganti Kepala BGN Dadan Hindayana beserta dua wakilnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya.
Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru.
Ia akan didampingi Agustina Arumsari serta Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.
Meski Kantor BGN digeledah Kejagung, pemerintah memastikan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan tidak terganggu oleh pergantian pejabat maupun proses hukum yang sedang berlangsung.(np)
Editor : Nur Pramudito