Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Wagub Taj Yasin Dorong Sinergi Pengusaha dan Serikat Pekerja Jaga Iklim Investasi Jateng

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 3 Juni 2026 | 16:33 WIB
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin (tengah) hadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) Jawa Tengah Periode 2026–2031 yang bertempat di Hotel Patra Semarang, Rabu (3/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin (tengah) hadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) Jawa Tengah Periode 2026–2031 yang bertempat di Hotel Patra Semarang, Rabu (3/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM-Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta pihak pengusaha dan serikat pekerja untuk memperkuat jalinan kebersamaan guna menjaga stabilitas iklim investasi serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Tengah.

Penguatan relasi tersebut dinilai krusial dalam menghadapi dampak dari dinamika geopolitik global saat ini.

Arahan tersebut disampaikan oleh wakil gubernur dalam agenda Pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) Jawa Tengah Periode 2026–2031 yang bertempat di Hotel Patra Semarang, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga: Ulas Program Pemprov Jateng, Ratusan Mahasiswa Ikuti Lomba Menulis Artikel Populer 2026: Ini Daftar Juara dan Judul Karyanya

Menurut Taj Yasin, adanya kecocokan (chemistry) kerja antara sektor pengusaha dan kelompok serikat pekerja bertindak sebagai pilar utama dalam merawat kondusivitas iklim usaha di Jawa Tengah.

Indikator positif dari sinergi ini terlihat pada draf laporan capaian triwulan I tahun 2026, di mana realisasi nilai investasi di Jawa Tengah tercatat menyentuh angka Rp23,02 triliun, atau merepresentasikan 23,23 persen dari total target pagu tahunan yang dipatok sebesar Rp99,09 triliun.

"Ini menunjukkan bahwa kebersamaan antara pengusaha dan serikat buruh benar-benar kuat. Sehingga (keberadaan) mereka menguatkan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah," kata Taj Yasin Maimoen dalam sambutannya.

Wakil gubernur berharap jajaran kepengurusan Apindo yang baru dapat mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas stabilitas usaha di daerah.

Berdasarkan draf data makro, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah pada triwulan pertama tahun 2026 berada pada angka 5,89 persen, posisi yang diklaim berada di atas rata-rata capaian nasional.

Merespons arahan tersebut, Ketua DPP Apindo Jateng terpilih Helmi Tas'an Wartono menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh Pemprov Jateng.

Baca Juga: Atasi Blank Spot, Pemprov Jateng Resmikan Gedung Baru SMAN 1 Kemalang Klaten

Pihaknya berkomitmen untuk mengintensifkan jalur koordinasi dan kolaborasi tripartit yang melibatkan unsur pemerintah, pelaku usaha, serta serikat buruh agar kegiatan industri berjalan aman dan berkelanjutan.

Helmi memaparkan bahwa Jawa Tengah memiliki daya tarik investasi yang tinggi karena ditopang oleh beberapa faktor pendukung strategis.

Faktor-faktor tersebut meliputi ketersediaan pasokan sumber daya manusia yang kompeten, jaminan keamanan lingkungan, kesiapan kawasan industri terintegrasi, regulasi kemudahan berusaha, serta dukungan penuh dari otoritas pemerintah daerah.

"Bersama dengan rekan-rekan dari serikat pekerja dan pemerintah, Apindo Jawa Tengah bertekad dan siap untuk menjadi mitra strategis menjaga dunia usaha di Jawa Tengah,” ucap Helmi terkait kesiapan organisasinya.

Di sisi lain, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo Shinta W. Kamdani menitipkan pesan operasional agar pengurus Apindo Jawa Tengah secara konsisten mengawal isu-isu ketenagakerjaan, termasuk pelaksanaan reformasi Undang-Undang Ketenagakerjaan.

DPP Apindo Jateng juga diminta aktif melakukan advokasi terhadap kebijakan dunia usaha serta memacu pengembangan potensi komoditas ekonomi lokal di masing-masing daerah. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#wagub jateng taj yasin #serikat pekerja #investasi #pengusaha #investor