Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gubernur Luthfi Instruksikan Anggaran Perubahan 2026 Fokus untuk Perbaikan Infrastruktur Jalan, Termasuk di Blora

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 4 Juni 2026 | 15:36 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi beri keteran pers terkait perbaikan jalan rusak di sela menghadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (4/6/2026)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi beri keterangan pers terkait perbaikan jalan rusak di sela menghadiri Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (4/6/2026)

RADARSOLO.COM-Pemprov Jateng memproyeksikan percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan pada akhir tahun anggaran 2026. 

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi telah menginstruksikan dilakukannya koreksi terhadap draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 guna memprioritaskan penanganan jalan rusak di berbagai wilayah daerah.

Dalam arahannya, Luthfi menegaskan bahwa usulan anggaran yang masuk melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Jateng wajib dialokasikan secara fokus untuk pembenahan jalan.

Baca Juga: Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Gubernur Ahmad Luthfi Ingatkan Jemaah Jaga Kemabruran 

Langkah taktis ini diambil guna merespons keluhan masyarakat pengguna jalan serta menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan berlubang.

Targetnya, akumulasi persentase jalan rusak di Jawa Tengah dapat berkurang secara signifikan pada pengujung tahun 2026.

"Prioritas infrastruktur jalan. Di anggaran perubahan nanti kita ubah. Pokir akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan," kata Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan kepada pers setelah menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah di Hotel Gumaya Semarang, Kamis (4/6/2026).

Gubernur memaparkan bahwa langkah penyesuaian alokasi Pokir tersebut didasari oleh tingginya volume aspirasi dari masyarakat yang menginginkan adanya perbaikan jalan di area permukiman mereka.

Permintaan ini dilaporkan muncul secara merata di berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Blora dan wilayah kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.

Berdasarkan analisis teknis, penurunan kualitas permukaan jalan dipicu oleh dampak musim hujan dengan intensitas panjang yang terjadi sejak tahun lalu hingga periode awal 2026.

Baca Juga: Penanganan Serangan Kawanan Liar Ikut Disinggung Gubernur Luthfi saat Rembug Pembangunan di Boyolali

"Saat ini masuk kemarau dan kita cek lagi untuk segera perbaikan," tambah Ahmad Luthfi terkait momentum penanganan di lapangan.

Terkait pembenahan fasilitas jalan di Kabupaten Blora, Gubernur Jateng menjelaskan, proyek pengerjaan fisik telah memasuki tahapan berjalan.

Salah satu titik fokus yang dipastikan segera diperbaiki oleh Pemprov Jateng adalah akses Jalan Raya Randublatung-Cepu.

Paket pekerjaan jalan tersebut dianggarkan menggunakan pagu dana sebesar Rp5,276 miliar pada tahun anggaran 2026 dan saat ini sedang berada dalam fase penyelesaian proses lelang.

Setelah pemenang lelang ditetapkan, pengerjaan konstruksi fisik akan langsung dieksekusi.

Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Kekerasan di Pesantren Tak Cukup Hanya Hukum Pidana

Sebagai catatan rekam anggaran, pada periode tahun anggaran 2025 sebelumnya, Pemprov Jateng tercatat telah mengucurkan total dana mencapai Rp75 miliar yang difungsikan secara khusus untuk mendanai program perbaikan jaringan jalan provinsi dan jalan kabupaten.

Di akhir keterangannya, Luthfi memberikan catatan tegas kepada jajaran dinas teknis dan pihak rekanan agar mengutamakan standar kualitas pengerjaan rekonstruksi jalan. 

Gubernur melarang adanya praktik penanganan proyek yang dilakukan secara asal-asalan demi menjamin daya tahan jalan dalam jangka panjang. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#anggaran perubahan #perbaikan jalan #apbd perubahan #blora #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi