RADARSOLO.COM – Jagat media sosial baru-baru ini digegerkan dengan isu panas yang menyebutkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah mengajukan pengunduran diri.
Kabar burung tersebut bahkan memunculkan sejumlah nama besar yang digadang-gadang bakal menjadi suksesornya.
Mulai dari ekonom senior Chatib Basri hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Isu pergantian pucuk pimpinan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini mencuat di tengah situasi ekonomi makro yang dinilai krusial.
Kabar mundurnya sang menteri berembus kencang tak lama setelah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dikabarkan merosot tajam hingga menyentuh level terendah dalam sejarah, yakni di angka Rp18.000.
Bagaimana fakta sebenarnya di balik isu miring tersebut?
Menkeu Purbaya Angkat Bicara
Menanggapi rumor pengunduran diri yang telanjur viral tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung angkat bicara.
Dengan nada santai dan berkelakar, ia membantah dengan tegas bahwa dirinya mundur dari jabatan sebagai Menkeu.
"Ha ha ha engga bener lah," respons Purbaya singkat melalui pesan aplikasi WhatsApp, dilansir dari JawaPos.com, Kamis (4/6/2026).
Sejalan dengan bantahan tersebut, aktivitas kerja sang menteri terpantau tetap berjalan normal seperti biasa.
Purbaya dilaporkan masih aktif menjalankan tugas dan berkantor di Kantor Pusat Kementerian Keuangan yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat.
Isu Surat Pengunduran Diri
Sebelumnya, desas-desus yang beredar menyebutkan bahwa Menkeu Purbaya sebenarnya sudah melayangkan surat pengunduran diri secara resmi kepada pemerintah sejak tanggal 21 Mei 2026 lalu.
Berkas itulah yang kemudian memicu spekulasi masuknya Chatib Basri, mantan Menkeu periode 2013–2014, serta Budi Gunadi Sadikin ke dalam bursa kandidat Menkeu yang baru.
Namun, semua klaim sepihak itu langsung dipatahkan saat awak media menemui Purbaya seusai dirinya menghadiri Rapat Paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Di hadapan wartawan, Purbaya justru mengumumkan agenda penting bahwa dirinya dijadwalkan memimpin langsung paparan publik mengenai rilis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Edisi Juni 2026 pada Jumat (5/6/2026) esok di Kantor Kemenkeu.
Melalui konferensi pers APBN esok hari, Purbaya berjanji akan menjabarkan secara transparan bagaimana kondisi kesehatan fiskal Indonesia yang sebenarnya kepada masyarakat luas.
Kendati pasar global sedang bergejolak, Menkeu memastikan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia saat ini masih berdiri kokoh.
"Sampai saat ini kondisi fiskal Indonesia masih dalam kondisi yang sangat bagus," tegas Purbaya.
Editor : Syahaamah Fikria