RADARSOLO.COM – Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode tahap II atau triwulan kedua memasuki masa pencairan puncaknya pada bulan Juni 2026 ini.
Jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai penjuru tanah air dilaporkan sudah mulai menerima transferan saldo bansos.
Baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai ratusan ribu rupiah ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing.
Baca Juga: Link Pantau Bansos PKH-BPNT Juni 2026 Lewat HP di cekbansos.kemensos.go.id, Cukup Siapkan NIK KTP
Namun, di tengah proses distribusi dana, para penerima manfaat juga perlu melakukan pengecekan data kepesertaan mereka secara digital.
Hal ini menyusul kebijakan pengetatan penyaluran bansos yang kini dikunci menggunakan data hasil pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) teranyar.
Salah satu indikator yang menentukan apakah bansos akan terus mengalir atau justru hangus tercoret dari daftar adalah status angka desil dalam basis data kesejahteraan sosial nasional alias DTSEN.
Bagi yang masih bingung, berikut adalah panduan cara melacak dan membaca indikator tingkat kesejahteraan ekonomi tersebut langsung melalui HP.
Mengenal Arti Angka Desil 1 Sampai 4
Pemerintah melalui Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kini menyinkronkan seluruh penyaluran bantuan perlindungan sosial berbasis pada peringkat kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Klaster rumah tangga prasejahtera dikelompokkan ke dalam angka penggolongan yang disebut Desil Kesejahteraan.
Angka desil tersebut menunjukkan tingkat kerentanan ekonomi sebuah keluarga secara berjenjang, dengan klasifikasi pembagian sebagai berikut:
Desil 1 (Sangat Miskin): Merupakan kelompok rumah tangga yang masuk dalam persentase 10 persen terendah dengan kondisi perekonomian paling bawah atau masuk kategori kemiskinan ekstrem.
Desil 2 (Miskin): Merupakan kelompok rumah tangga yang berada di barisan 10 hingga 20 persen terbawah secara nasional.
Desil 3 (Hampir Miskin): Merupakan kelompok masyarakat yang menduduki silsilah persentase 20 hingga 30 persen tingkat kesejahteraan bawah.
Desil 4 (Rentan Miskin): Merupakan kelompok rumah tangga yang berada pada ambang batas persentase 30 hingga 40 persen terbawah, yang sangat rentan jatuh miskin apabila terjadi gejolak ekonomi.
Sesuai dengan regulasi tata laksana jaminan sosial pemerintah, alokasi anggaran bansos PKH dan BPNT diprioritaskan mutlak untuk mengover masyarakat yang namanya terkunci di dalam desil 1 hingga desil 4.
Apabila dalam pemutakhiran data berkala posisi ekonomi keluarga Anda dianggap naik kelas dan melompat ke desil 5 ke atas, maka secara otomatis sistem akan memutus aliran bantuan.
Ini agar anggaran bisa dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.
Cara Cek Angka Desil Penerima Bansos Lewat HP
Masyarakat dapat memantau peringkat kelayakan ekonomi keluarga mereka secara mandiri tanpa perlu mendatangi kantor kelurahan.
Pengecekan bisa dilakukan secara online menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP.
Berikut tahapannya:
- Jalankan aplikasi browser di HP dan akses tautan situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Pilih nama wilayah administrasi tempat tinggal secara bertahap, mulai pilihan Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan, hingga tingkat Desa atau Kelurahan.
- Ketik nama lengkap penerima manfaat secara detail, pastikan ejaannya klop dengan yang tertera di dokumen KTP asli.
- Tuliskan 4 huruf kode verifikasi keamanan unik (captcha) yang tertera di dalam kotak monitor. Jika huruf kode sulit dibaca, klik tombol muat ulang untuk memunculkan kombinasi kode yang baru.
- Selesaikan pencarian data dengan menekan tombol utama bertajuk "CARI DATA".
Layar ponsel akan otomatis memuat rekam jejak digital kepesertaan Anda.
Selain memunculkan keterangan jenis bansos yang didapat (PKH/BPNT) beserta periode salurnya, sistem akan menjabarkan status klasifikasi desil keluarga Anda.
Apabila dalam keterangan tertera status aktif dan posisi berada di lingkar desil 1-4, Anda tinggal menunggu jadwal penarikan dana di agen bank terdekat.
Namun, jika muncul notifikasi "Data Tidak Ditemukan" atau status kepesertaan berubah menjadi tidak aktif karena pergeseran desil, disarankan untuk segera berkoordinasi dengan petugas Operator Data Desa.
Hal ini guna melakukan pengajuan sanggahan lewat mekanisme musyawarah desa.
Baca Juga: Disdikbud Sragen Jamin SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Lancar
Jadwal Penyaluran Bansos Triwulan II Juni 2026
Kemensos menegaskan proses pencairan dana PKH dan BPNT pada bulan Juni ini merupakan tahap penutupan untuk distribusi triwulan kedua sepanjang tahun anggaran berjalan.
Jadwal pembagian rapelan dana bansos reguler sepanjang tahun 2026 terbagi ke dalam empat klaster besar:
Tahap 1: Distribusi alokasi dana bulan Januari, Februari, dan Maret.
Tahap 2: Distribusi alokasi dana bulan April, Mei, dan Juni (Periode yang cair saat ini).
Tahap 3: Distribusi alokasi dana bulan Juli, Agustus, dan September.
Tahap 4: Distribusi alokasi dana bulan Oktober, November, dan Desember.
Segera lakukan pengecekan saldo secara berkala melalui jaringan mesin ATM Bank Himbara penunjuk atau lewat aplikasi mobile banking.
Pastikan dana bansos yang telah masuk segera dicairkan dan dimanfaatkan secara bijak untuk menyokong pemenuhan gizi anak sekolah serta membeli komoditas bahan pangan pokok keluarga.
Editor : Syahaamah Fikria