Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bagaimana Tiyo, Mantan Ketua BEM UGM Bisa Menyadari Ada Alat Pelacak PBX Finder yang Diduga Dipasang Orang Tak Dikenal di Mobilnya?

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 14 Juni 2026 | 13:45 WIB

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto menunjukkan alat pelacak PBX Finder. Foto kanan, Tiyo saat mengambil PBX Finder yang diduga dipasang orang tak dikenal. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto menunjukkan alat pelacak PBX Finder. Foto kanan, Tiyo saat mengambil PBX Finder yang diduga dipasang orang tak dikenal. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)

RADARSOLO.COM-Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Tiyo Ardianto diduga terus dipantau keberadaannya.

Menyusul ditemukannya alat pelacak (GPS tracker) yang ditempelkan di bodi bawah mobilnya.

Alat yang disebut Tiyo adalah PBX Finder itu ditemukan menempel di dekat roda belakang sisi kiri, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga: Main Lawan 10 Pemain, Persebi Boyolali Malah Gagal Menang: Drama Penalti Menit 90+5 Jadi Penolong, Nasib Lolos Kini di Ujung Tanduk

Penemuan alat pelacak tersebut terjadi sesaat setelah Tiyo selesai memimpin aksi demonstrasi bersama elemen masyarakat dalam agenda "Gejayan Memanggil" di kawasan Gejayan, Yogyakarta.

"Sepulang dari Gejayan, saya baru sadar ada notifikasi penting dan genting: sebuah alat pelacak yang bernama PBX Finder ditemukan bergerak bersama saya," ujar Tiyo dalam unggahan video di Instagram pribadinya.

"Saya tidak tahu siapa yang pasang alat pelacak itu. Tapi, yang jelas, betapa berbahayanya menjadi manusia Indonesia yang mencintai bangsanya. Kita beri ia obat untuk penyakit-penyakitnya, tapi ia justru mencoba meracuni kita," imbuhnya.

"Saya tahu ini (menemukan PBX Finder) karena muncul di notifikasi ponsel saya kemudian tadi kita cari dan kita temukan alat ini ada di bawah kendaraan dipasang entah oleh siapa, tapi yang jelas ini adalah satu kejadian yang sangat menjijikan,” lanjut Tiyo.

Lalu apa sebenarnya PBX Finder dan bagaimana ponsel Tiyo bisa mengirimkan notifikasi adanya alat tersebut?

Baca Juga: Tragis, Pemuda Asal Sragen Kulon Tewas Disambar KA Malioboro Ekspres di Beloran  

PBX Finder merupakan perangkat pelacak portabel komersial yang diproduksi secara massal untuk kebutuhan konsumen harian.

Secara fungsional, alat ini dirancang untuk membantu pemilik menemukan barang-barang berharga yang sering hilang atau terselip.

Mulai dari dompet, gantungan kunci, tas ransel, hingga koper pakaian. 

Di pasar global, perangkat sejenis dijual bebas secara daring di platform e-commerce seperti AliExpress atau eBay dengan harga yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Event Perdana Boyolali Night Carnival Sedot Perhatian Ribuan Warga

Meski bentuknya ringkas dan memicu kecurigaan saat ditemukan tertanam di bawah mobil, teknologi yang disematkan dalam PBX Finder sebenarnya sangat umum ditemukan pada gadget harian:

Karena tidak dibekali sistem GPS internal, PBX Finder mengandalkan ekosistem perangkat lain di sekitarnya.

Alat tersebut memancarkan sinyal Bluetooth secara terus-menerus.

Sinyal tersebut ditangkap secara anonim oleh perangkat terdekat, seperti iPhone, iPad, atau HP Android milik orang asing yang kebetulan lewat di dekatnya.

Perangkat asing tersebut kemudian mengirimkan koordinat lokasi PBX Finder ke pemilik aslinya melalui jaringan cloud.

Alat pelacak jenis ini pada dasarnya sangat mudah dideteksi oleh sistem operasi ponsel pintar modern.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Prambanan: Polres Klaten Berhasil Ringkus Pelaku Penganiayaan, Tiga Diantaranya Anak di Bawah Umur

Munculnya notifikasi peringatan (Important/Urgent Notification) di ponsel Tiyo Ardianto terjadi justru karena PBX Finder membawa protokol keamanan standar industri yang transparan.

Google (Android) dan Apple (iOS) saat ini telah dilengkapi dengan fitur bawaan pelindung privasi bernama Unknown Tracker Alerts.

Sistem keamanan pada ponsel Tiyo mendeteksi adanya perangkat Bluetooth asing yang tidak terdaftar di ponselnya, namun terus bergerak mengikuti rute perjalanannya sejak dari kawasan Gejayan.

Demi melindungi pengguna dari tindakan penguntitan (stalking), sistem operasi ponsel otomatis memicu alarm peringatan agar pengguna segera mencari dan mematikan alat pelacak liar tersebut. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#tiyo ardianto #mantna ketua bem ugm #pbx finder #spesifikasi pbx finder #alat pelacak