RADARSOLO.COM — Hasil kelulusan Seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Provinsi Jawa Tengah diumumkan pada malam ini, Minggu, 21 Juni 2026 pukul 19.00 WIB.
Sebelumnya, di media sosial sempat diramaikan oleh keluhan para orang tua dan calon murid yang mengaku kesulitan mengakses portal seleksi.
Menanggapi keresahan tersebut, pihak Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VII Jawa Tengah menegaskan bahwa kendala akses tersebut bukan dipicu oleh kerusakan sistem atau error.
Baca Juga: Sembilan Bulan Sekolah Rakyat Berjalan di Solo, Wali Murid Rasakan Perubahan Signifikan
Melainkan karena data pengumuman memang belum dibuka secara resmi.
Cabdin menyebut, pengumuman hasil SPMB SMA-SMK 2026 di Jateng dipastikan baru dibuka pukul 19.00 WIB.
337 Ribu Pendaftar Berebut Bangku Negeri
Persaingan memperebutkan kursi sekolah negeri di Jawa Tengah tahun ini terbilang sangat kompetitif.
Baca Juga: Cegah Siswa Titipan, Bupati Karanganyar Sidak SPMB di Tasikmadu
Data dari panitia pusat mencatat ada total 337.135 berkas pendaftar yang masuk ke dalam sistem.
Angka tersebut terdiri atas 149.408 pelamar lowongan SMA negeri dan 143.923 pelamar SMK negeri.
Dari total ratusan ribu pelamar tersebut, daya tampung bangku kosong yang disediakan oleh pemerintah daerah hanya berada di angka 231.724 kursi.
"Daya tampung untuk SMA/SMK negeri tahun ajaran baru ini ada 231.724 orang," papar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah Sunarto.
Dengan demikian, dipastikan ada sekitar seratus ribu lebih pendaftar yang akan gugur dan otomatis dialihkan ke dalam daftar kuota siswa cadangan.
Alasan Situs Sempat Sulit Diakses
Terkait ramainya aduan masyarakat mengenai laman situs yang tidak merespons, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VII Jawa Tengah Agung Wijayanto memberikan penjelasan.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Solo Dipindah ke Sukoharjo, Kuota SD Belum Terpenuhi
Ia menepis isu yang menyebut server panitia down akibat lonjakan traffic pendaftar.
Agung mengonfirmasi bahwa akun Instagram resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, @pdkjateng, awalnya memberikan batas waktu peluncuran hasil selambat-lambatnya pukul 23.59 WIB.
Namun, kesepakatan rapat panitia memutuskan untuk mempercepat akses publik.
Baca Juga: Antisipasi Pinjol dan Investasi Bodong, Pemkot Solo Ajak Masyarakat Melek Literasi Keuangan
“Pengumuman akan dilaksanakan hari ini paling lambat pukul 23.59. Namun hasil rapat koordinasi memutuskan diumumkan pukul 19.00,” tegas Agung Wijayanto.
“Karena memang belum diumumkan, bukan karena web error,” lanjutnya.
Link Cek Hasil SPMB Jateng 2026
Para orang tua atau calon siswa diimbau untuk tidak sembarangan mengklik tautan pendek (shortlink) yang beredar di aplikasi percakapan, guna menghindari risiko pencurian data pribadi.
Berikut adalah mekanisme pengecekan mandiri yang sah:
- Masuk ke portal resmi SPMB Jawa Tengah melalui link https://spmb.jatengprov.go.id/login.
- Isi kolom login menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) anak serta kata sandi akun yang telah didaftarkan.
- Masukkan kode verifikasi keamanan (captcha) yang tertera di layar.
- Klik tombol 'Masuk'.
Setelah berada di halaman utama profil, ikuti petunjuk kelulusan untuk melihat status penerimaan di sekolah pilihan.
Baca Juga: 3 Link Live Streaming MotoGP Ceko 2026 di Sirkuit Brno Jam 19.00, Nonton Gratis di TV Mana?
Tahapan Setelah Dinyatakan Lolos SPMB
Bagi calon siswa yang beruntung dan dinyatakan lolos seleksi, jangan bersenang diri terlebih dahulu.
Calon siswa wajib segera melakukan registrasi atau daftar ulang fisik.
Jadwal pendaftaran ulang akan dilangsungkan mulai Senin, 22 Juni hingga Kamis, 25 Juni 2026.
Ketentuan berkas yang wajib dibawa adalah keseluruhan dokumen asli yang digunakan pada saat proses pendaftaran online pertama kali.
Perlu dicatat, bagi peserta yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jendela waktu tersebut, hak kelulusannya akan dianggap hangus atau menyatakan diri mundur.
Posisi kosong yang ditinggalkan otomatis akan diisi oleh nama murid dari daftar cadangan yang peringkatnya berada di bawahnya.
Editor : Syahaamah Fikria