Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Akun Instagram Korem 072/Pamungkas Mendadak Diprivat, Buntut Insiden Viral di Mandiri Jogja Marathon 2026?

Syahaamah Fikria • Minggu, 21 Juni 2026 | 23:44 WIB
Detik-detik saat peserta Mandiri Jogja Marathon 2026 yang diduga Jenderal TNI marah dan ancam marshal yang melarang ajudan tanpa Bib. (Threads)
Detik-detik saat peserta Mandiri Jogja Marathon 2026 yang diduga Jenderal TNI marah dan ancam marshal yang melarang ajudan tanpa Bib. (Threads)

RADARSOLO.COM — Dampak dari dugaan pelanggaran aturan dan gesekan verbal yang diduga melibatkan perwira tinggi TNI di ajang Mandiri Jogja Marathon 2026 kian melebar. 

Akun Instagram resmi milik Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas Yogyakarta terpantau mendadak diubah ke dalam mode privat (digembok) setelah menjadi sasaran kritik dari netizen.

​Langkah membatasi akses publik ini diduga kuat merupakan imbas dari potongan video viral yang memperlihatkan perselisihan di jalur steril perlombaan.

Baca Juga: Siapa Danrem 072/Pamungkas? Viral Video Diduga Jenderal TNI Ancam Marshal Usai Ajudan Tanpa BIB Dilarang Masuk Track Jogja Marathon 2026

Insiden tersebut melibatkan seorang peserta yang diduga merupakan Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, dengan petugas lintasan (marshal). 

Pemicunya dikabarkan karena sang ajudan dilarang ikut masuk ke trek lantaran berlari tanpa mengenakan nomor dada resmi (BIB).

Postingan Dihapus dan Kolom Komentar Sempat Dibatasi

​Sebelum digembok, akun Instagram resmi Korem 072/Pamungkas @korem072pmk sebenarnya sempat mengunggah foto serta caption terkait kegiatan Danrem. 

Baca Juga: Viral Peserta Jogja Marathon 2026 Diduga Jenderal TNI Ancam Marshal, Usai Ajudan Tanpa BIB Dilarang Masuk Lintasan

Unggahan tersebut memperlihatkan momen Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono saat menghadiri event Mandiri Jogja Marathon 2026.

​Namun seiring dengan mencuatnya video perselisihan di lapangan, unggahan tersebut kemudian dihapus. 

Akun @korem072pmk pun semula membatasi interaksi di kolom komentar, sebelum akhirnya benar-benar mengubah status akun menjadi privat.

Akun Threads Korem 072/Pamungkas Jadi Sasaran Netizen

​Meski Instagram sudah dikunci, netizen yang terlanjur kecewa tidak kehabisan cara untuk menyampaikan protes mereka. 

Platform media sosial Threads milik @korem072pmk terpantau masih terbuka untuk publik.

​Alhasil, akun Threads instansi tersebut langsung dibanjiri oleh beragam komentar dan sindiran dari netizen yang menyayangkan insiden di lintasan lari. 

Beberapa komentar yang disematkan netizen di antaranya menyoroti masalah integritas serta kepatuhan terhadap regulasi olahraga.

Baca Juga: Pemadaman Listrik Ganggu Usaha dan Sekolah, Wali Kota Solo Turun Tangan

​"Arogansi selalu melekat dalam setiap mahluk berseragam....lakukan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia yang mengikuti MJM.... Jangan tunjukkan sifat pengecut. Kalian militer. Harus berani," tulis salah satu pengguna internet.

​"Apakah disiplin dan taat pada aturan tidak diajarkan di sistem pendidikan nya?" sahut netizen lainnya.

​"Selamat malam ndan. Integritasnya mana? Pengawal ga bayar kok disuruh ikutan di jalur pelari?" timpal akun lain dengan nada kecewa.

Hingga saat ini, pihak Korem 072/Pamungkas belum memberikan keterangan terkait alasan penutupan akun Instagram mereka.

Serta belum ada klarifikasi mengenai insiden viral di Mandiri Jogja Marathon 2026, yang kini ramai disorot publik. 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#mandiri jogja marathon 2026 #Danrem 072/Pamungkas #yuniar dwi hantono #korem 072/pamungkas #viral