RADARSOLO.COM — Misteri mengenai sosok wanita yang ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Kijang Innova berpelat merah dengan nopol M 1090 GP di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, mulai benderang.
Identitas dan jabatan korban di lingkungan Pemkab Bangkalan itu kini telah terkonfirmasi.
Korban diduga kuat merupakan seorang pejabat publik berinisial RYS, 50, warga Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Di lingkungan birokrasi, ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan.
Fakta Mobil Dinas yang Jarang Dipakai
Bupati Bangkalan Lukman Hakim membenarkan bahwa kendaraan roda empat berkelir hitam yang menjadi lokasi penemuan mayat tersebut merupakan mobil dinas yang dialokasikan untuk RYS.
Lukman menambahkan, mobil Kijang Innova tersebut sebenarnya tergolong jarang digunakan oleh korban.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Asusila Oknum Guru SMP Negeri di Wonogiri, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Kejaksaan
Untuk mobilitas kerja ke kantor, RYS dikabarkan lebih sering mengendarai mobil pribadi Honda Brionya yang lebih kecil.
"Kadang dipakai. Tapi jarang," ucap dia.
Di sisi lain, pihaknya masih menanti hasil penyelidikan kepolisian terkait kebenaran kasus tersebut.
"Kita tunggu hasil otopsi dari kepolisian. Namun memang itu mobil dinas beliau (RYS)," terang Bupati.
Bantahan Isu Hamil
Teka-teki mengenai kondisi fisik korban sebelum meninggal turut dijawab oleh Kepala DPRKP Bangkalan, Ahmad Roniyun Hamid.
Dia menjelaskan bahwa RYS memang sudah tidak masuk kantor sejak beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Sebabkan Pencemaran Lingkungan, 386 SPPG di Jawa Tengah Ditutup Sementara
Selama absen tersebut, rekan kerja mengira sang sekretaris dinas sedang beristirahat karena kondisinya yang tengah sakit.
"Saya kira dari kemarin enggak masuk karena sakit," ungkap Roniyun.
Terkait rumor yang beredar bahwa RYS meninggal dalam keadaan hamil, Roniyun dengan tegas menepis kabar burung tersebut.
Menurut kesaksiannya, kondisi fisik korban memang tergolong gemuk. Sehingga dikira sedang hamil.
Rekaman Kamera Pengawas Ringkus Sosok Pria Bermasker
Sementara itu, proses evakuasi jenazah dari dalam mobil dinas berjalan cukup rumit dan memakan waktu hampir setengah jam.
Sebab, seluruh akses pintu mobil Toyota Kijang Innova itu dalam kondisi terkunci rapat dari dalam kabin.
Pihak kepolisian terpaksa meminta bantuan tim eksekusi taktis dari Basarnas.
Kepala Tim Basarnas Gani menuturkan, ruang kabin yang sempit menjadi tantangan tersendiri bagi personelnya untuk mengeluarkan tubuh korban secara aman ke mobil ambulans.
"Tingkat kesulitan untuk evakuasi karena lumayan sempit di dalam kabin mobil, sehingga untuk aksesnya yang cukup menyulitkan," tutur Gani.
Baca Juga: Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT, Kapolres Boyolali Siagakan Personel Gabungan
Di sisi lain, berdasarkan laporan penelusuran data manifes dan kamera pengawas (CCTV) yang diperoleh internal dinas, mobil dinas tersebut terdeteksi masuk dan bermalam di area parkir Bandara Juanda sejak Sabtu (22/6/2026).
Melalui rekaman CCTV tersebut, terkuak fakta janggal yang memicu kecurigaan baru.
Kendaraan tersebut nyatanya tidak disetir langsung oleh RYS, melainkan dikemudikan oleh seorang pria misterius yang menggunakan masker penutup wajah.
Sementara itu, posisi RYS sendiri terlihat duduk di kursi depan sebelah kiri sebagai penumpang.
Padahal, menurut Roniyun, biasanya RYS tidak pernah memakai sopir.
Editor : Syahaamah Fikria