Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Terbongkar Penyebab Taufik Hidayat Tega Sekap dan Aniaya Yuvita hingga Keji: Fakta Masa Lalu Ikut Terkuak

Syahaamah Fikria • Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:41 WIB
Kronologi Taufik Hidayat Ditangkap di Majalaya Setelah Jadi DPO Kasus Penyekapan Wanita Bandung Selama Tiga Tahun (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym)
Taufik Hidayat ditangkap setelah jadi DPO penyekapan dan penganiayaan berat kekasihnya. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

RADARSOLO.COM — Misteri di balik motif tindakan brutal yang dilakukan oleh Taufik Hidayat, 30, terhadap kekasihnya, Yuvita Tri Rezeki (YTR), 29, terbongkar. 

Pria yang sempat menjadi buronan ini tega menyekap korban selama tiga tahun di dalam sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi mengungkap tabiat keji tersangka yang sehari-hari berprofesi sebagai penagih utang (debt collector) kerap menjadikan korban sebagai tempat pelampiasan kekesalan.

Baca Juga: Siapa yang Dapat Uang Rp250 Juta Sayembara Taufik Hidayat dari KDM? Usai Pelaku Penyiksaan Yuvita Ditangkap Polisi

​Kasus yang sempat memicu perhatian publik hingga membuat mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (KDM) menggelar sayembara berhadiah ratusan juta ini kini memasuki babak baru. 

Berikut adalah rincian fakta psikologis dan motif tersembunyi tersangka yang dibongkar oleh pihak kepolisian.

Cemburu Buta dan Frustrasi Pekerjaan

​Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menjelaskan, watak asli Taufik Hidayat yang sangat pencemburu menjadi pemantik utama retaknya hubungan mereka hingga berujung pada penyekapan sadis.

Baca Juga: Kepanikan Taufik Hidayat Setelah Viral di Indonesia Berujung Penyerahan Diri, Mantan Atasan Ungkap Ceritanya

Saban kali rasa curiga itu muncul, tersangka tidak segan melakukan kekerasan fisik yang ekstrem kepada Yuvita.

​Kondisi tersebut diperparah oleh profesi tersangka di lapangan. 

Sebagai seorang debt collector, Taufik kerap menghadapi penolakan, konflik, atau hambatan saat menagih uang di lapangan.

Ketika pulang ke kos dengan kondisi dongkol dan frustrasi, korban langsung dijadikan sasaran amarah.

​"Berdasarkan keterangan dari korban, ada rasa cemburu yang sangat besar. Ditambah lagi kekesalan terkait pekerjaannya sebagai penagih utang. Jika ia menemui kendala atau masalah saat bekerja, mereka pasti cekcok dan berujung penganiayaan," tutur Rudi Setiawan.

Suka Menganiaya Orang Tua Sendiri

​Polisi tidak hanya menggali keterangan dari pihak korban, melainkan juga memeriksa lingkungan keluarga dekat tersangka. 

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pacitan dan Sekitarnya Sabtu Siang Ini

Dari pemeriksaan terhadap orang tua kandung Taufik, terkuak fakta bahwa sifat temperamental pria berusia 30 tahun tersebut sudah mendarah daging sejak lama.

​Taufik diketahui kerap bertindak kasar kepada ayahnya sendiri jika keinginan pribadinya tidak segera dituruti. 

Pola kekerasan domestik ini menunjukkan bahwa tersangka memiliki masalah serius dalam mengontrol emosi, bahkan terhadap keluarga intinya.

Baca Juga: Strategi Jateng Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG

​"Ternyata, kalau keinginannya tidak dituruti, atau sekadar pulang ke rumah dan tidak mendapati makanan yang sesuai seleranya, dia akan mencari bapaknya lalu memukulnya. Perilakunya memang sangat emosional dan temperamental," tambah Kapolda Jabar.

Akhir Pelarian di Tangan Tim Gabungan

​Pelarian panjang Taufik Hidayat resmi berakhir setelah tim gabungan dari Polda Jawa Barat berhasil mengendus persembunyiannya. 

Pria yang telah dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) ini diringkus tanpa perlawanan di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung.

​Atas perbuatan tidak manusiawi yang dilakukannya selama bertahun-tahun, Taufik kini harus mendekam di balik jeruji besi mapolda. 

Ia dijerat dengan pasal berlapis terkait penganiayaan berat serta penyekapan dilarang.

​Sementara itu, korban Yuvita saat ini tengah mendapatkan pendampingan psikologis dan medis secara intensif guna memulihkan trauma fisik dan batin pasca penyekapan panjang tersebut. 

Editor : Syahaamah Fikria
#yuvita tri rezeki #taufik hidayat #penganiayaan #Motif