RADARSOLO.COM - Memasuki pekan pertama bulan Juli 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk Tahap 3 segera bergulir.
Beberapa program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/Sembako), hingga bansos beras 10 kilogram dijadwalkan cair secara bertahap sepanjang bulan ini.
Mengingat pemerintah terus melakukan pemutakhiran data secara berkala melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau sistem desil Kemensos, status kepesertaan bisa saja berubah.
Baca Juga: Cek Bansos Cair Lagi Juli 2026: Apa Saja Daftar Bantuan yang Bakal Disalurkan?
Warga yang sebelumnya menerima bantuan bisa saja tergraduasi (dinyatakan sudah mampu), sehingga pengecekan secara mandiri sangat disarankan.
Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah namanya masih terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM), proses pengecekan kini jauh lebih mudah dan praktis.
KPM tidak perlu repot mendatangi kantor kelurahan atau dinas sosial, cukup siapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP dan ikuti panduan online di bawah ini.
1. Cara Cek Penerima Bansos Lewat Situs Resmi Kemensos
Metode ini merupakan cara paling cepat karena tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan atau mendaftarkan akun terlebih dahulu.
Warga bisa langsung mengaksesnya via browser di HP:
- Buka HP, lalu kunjungi situs resmi jaminan sosial pemerintah di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data domisili secara runtut, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa atau Kelurahan sesuai tempat tinggal saat ini.
- Ketikkan nama lengkap. Pastikan ejaannya persis seperti yang tertera pada e-KTP atau Kartu Keluarga (KK).
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP pada kolom yang disediakan.
- Salin kode verifikasi berupa huruf acak (captcha) yang muncul di layar untuk validasi keamanan.
- Klik tombol "Cari Data".
Sistem web Kemensos akan mencocokkan data yang dimasukkan dengan basis data pusat.
Jika terdaftar, halaman situs akan menampilkan informasi lengkap mulai dari nama penerima, kategori kelompok desil ekonomi, jenis bantuan yang didapatkan (PKH/BPNT/PBI JK), hingga status dan periode pencairannya.
2. Cara Cek Melalui Aplikasi Resmi "Cek Bansos"
Bagi yang ingin memantau status secara lebih intensif atau bahkan ingin memanfaatkan fitur sanggah dan usulan mandiri, mengunduh aplikasi resmi menjadi pilihan yang tepat.
- Unduh aplikasi resmi bernama "Cek Bansos" keluaran Kementerian Sosial di Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).
- Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan mengisi data NIK, nomor KK, alamat email aktif, serta mengunggah foto KTP dan swafoto (selfie) memegang KTP untuk proses verifikasi identitas.
- Setelah akun terverifikasi dan berhasil masuk (login), pilih menu utama "Cek Bansos" yang tertera di beranda aplikasi.
- Masukkan data wilayah domisili dan nama lengkap sesuai data kependudukan e-KTP.
- Tekan tombol "Cari Data".
Seluruh informasi mengenai riwayat bantuan sosial akan langsung tersaji di layar HP.
Baca Juga: Gara-Gara Korsleting Listrik, Rumah Kontrakan Di Mojolaban Sukoharjo Ludes Terbakar
Ketentuan Penting Pencairan Bansos Juli 2026
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk cermat dan hanya merujuk pada dua platform digital di atas guna menghindari bahaya penipuan berkedok tautan pendaftaran bansos palsu yang marak beredar di aplikasi perpesanan.
Sebagai informasi tambahan, pencairan bansos melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN) diproyeksikan mulai berjalan merata pada pertengahan bulan Juli ini.
Sementara itu, untuk KPM yang terjadwal menerima penyaluran lewat PT Pos Indonesia, disarankan untuk menunggu surat undangan resmi dari kantor pos setempat sebelum melakukan pengambilan.
Editor : Syahaamah Fikria