RADARSOLO.COM— Nama Mufli Budi Ananda mendadak bertengger di jajaran topik terhangat perbincangan publik.
Pria yang selama ini dikenal luas sebagai salah satu asisten kepercayaan selebritas Raffi Ahmad itu jadi sorotan publik setelah dilaporkan menduduki posisi anggota Dewan Komisaris di perusahaan baja terpadu raksasa, PT Krakatau Posco.
Di luar proses pengangkatannya yang dinilai janggall oleh sebagian besar netizen, lompatan karier sang asisten artis ini tak pelak juga memicu gelombang rasa penasaran masyarakat.
Terutama mengenai pergeseran pundi-pundi pendapatan yang diterimanya.
Banyak pihak yang berspekulasi bahwa penghasilan Mufli saat ini melesat hingga ratusan kali lipat dibandingkan dengan upahnya saat masih mengurus jadwal harian sang artis.
Lantas, berapakah perkiraan perbandingan pendapatan yang diterima Mufli di kedua posisi tersebut?
Taksiran Gaji saat Jadi Asisten Raffi Ahmad
Menjadi bagian dari tim di belakang layar "Sultan Andara" memang kerap diidentikkan dengan kesejahteraan yang tinggi.
Meskipun nominal pasti upah Mufli selama jadi asisten Raffi Ahmad tidak pernah dibongkar secara gamblang, gambaran kasarnya bisa diintip dari pernyataan rekan sesama asisten pribadi Raffi, yakni Merry.
Dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta, Merry sempat memberikan kisi-kisi mengenai peningkatan ekonomi yang ia rasakan selama mendampingi Raffi Ahmad.
Selain mampu berinvestasi tanah, rumah, hingga kendaraan, Merry berseloroh mengenai pendapatan bulanannya.
"Kalau kita umpamakan beli sesuatu, ya (gaji sebulan cukup beli) motor satu lah," ungkap Merry.
Mengingat harga pasaran sepeda motor baru berada di kisaran belasan hingga puluhan juta rupiah, maka dapat disinyalir bahwa pendapatan Mufli saat menjadi asisten berada di rentang angka Rp15 juta hingga Rp30 juta per bulan.
Baca Juga: Jeremy Jacquet Resmi Gabung Liverpool, Bek Muda Prancis Siap Wujudkan Mimpi di Anfield
Bocoran Skema Gaji Komisaris PT Krakatau Posco
Begitu menyeberang ke industri berat sebagai pejabat tinggi korporasi, struktur pendapatan Mufli otomatis berubah total mengikuti sistem tata kelola perusahaan modern.
PT Krakatau Posco sendiri merupakan perusahaan patungan skala internasional antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dengan POSCO asal Korea Selatan yang berbasis di Cilegon, Banten.
Di sana, Mufli bersanding dengan Komisaris Utama, Brigjen TNI Bambang Sudono Sastroprawiro.
Baca Juga: Gara-Gara Korsleting Listrik, Rumah Kontrakan Di Mojolaban Sukoharjo Ludes Terbakar
Sebagai pengawas strategis direksi, hak remunerasi seorang komisaris diatur secara ketat.
Berdasarkan acuan regulasi eksternal seperti Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023, terdapat formula khusus perhitungan gaji bagi dewan pengawas.
Gaji untuk posisi Komisaris Utama dipatok sebesar 45 persen dari gaji Direktur Utama.
Sementara untuk posisi Anggota Dewan Komisaris (seperti yang dijabat Mufli) ditetapkan sebesar 90 persen dari gaji Komisaris Utama.
Merujuk pada standar laporan keuangan industri baja dan BUMN berskala besar, rata-rata gaji pokok total untuk jajaran dewan komisaris bisa menembus angka minimal Rp2 miliar per tahun.
Artinya, dalam satu bulan, Mufli Budi Ananda berpotensi mengantongi pendapatan pokok berkisar antara Rp150 juta hingga Rp170 juta per bulan.
Nominal fantastis ini bahkan belum mengakomodasi berbagai fasilitas premium korporasi, tunjangan jabatan, serta bonus tahunan atau tantiem berdasarkan kinerja profitabilitas perusahaan.
Editor : Syahaamah Fikria