RADARSOLO.COM-Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menjamah wilayah Soloraya, Kamis (9/7/2026) malam.
Salah seorang kepala daerah disebut-sebut terjaring dalam OTT KPK.
Hingga pukul 23.18, kepala daerah bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo.
Baca Juga: Sebelum Amankan Kepala Daerah, OTT KPK di Solo Raya Lebih Dulu Tangkap Seorang Kepala Dinas
Selain kepala daerah, OTT KPK juga menjaring salah seorang kepala dinas di Soloraya berinisial R.
Penulusuran radarsolo.jawapos.com dengan merujuk data laporan harta kekayaan penyelenggara negara, R menyampaikan laporan harta kekayaan pada 20 Januari 2026/Periodik - 2025 dengan status verifikasi administratif lengkap.
Sebagian besar porsi kekayaan R tersimpan dalam bentuk aset properti.
Sektor tanah dan bangunan menyumbang angka terbesar dengan akumulasi nilai mencapai Rp19, 5 miliar.
Secara rinci, R tercatat menguasai sembilan unit aset tanah dan bangunan yang seluruhnya diklaim dari hasil sendiri.
Delapan titik lokasi aset berada di wilayah Soloraya.
Aset dengan nilai tertinggi berupa tanah dan bangunan seluas 10 m²/483 m² seharga Rp4,8 miliar.
Disusul aset seluas 10 m²/40 m² senilai Rp4,5 miliar di wilayah yang sama di Soloraya.
Selain sektor properti, R juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp195 juta.
Baca Juga: Jawa Tengah Jadi Rujukan Nasional CNG, Penggunaan Substitusi Gas Elpiji Bakal Terus Diperluas
Isi garasi R meliputi satu unit mobil dan empat unit sepeda motor, yang semuanya berstatus hasil sendiri:
1.Mobil Honda HRV Tahun 2016 senilai Rp150.000.000
2.Sepeda Motor Yamaha NMAX Tahun 2022 senilai Rp20.000.000
3.Sepeda Motor Honda Beat Tahun 2023 senilai Rp12.000.000
4.Sepeda Motor Honda Beat Tahun 2018 senilai Rp08.000.000
5.Sepeda Motor Yamaha Fino Tahun 2015 senilai Rp5.500.000
Lebih lanjut, dalam laporan keuangan pribadinya, tercantum pula kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp113 juta.
Baca Juga: Profil Badrian Ilham, Rekrutan Baru Persis Solo di Bursa Transfer Liga 2
Berikutnya aset berupa surat berharga sebesar Rp147 juta, serta kas dan setara kas yang berada di angka Rp124 juta.
Komponen terakhir diisi oleh instrumen harta lainnya dengan nilai taksiran Rp62 juta.
Melalui akumulasi tersebut, subtotal kotor kekayaan yang dimiliki R berada di angka Rp20 miliar.
Namun, R juga tercatat memiliki tanggungan kewajiban berupa utang sebesar Rp505 juga, sehingga kalkulasi akhir nilai total harta kekayaan bersih yang dilaporkannya adalah sebesar Rp19 miliar. (wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono