Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Siapa Rachmat Gobel? Pengusaha dan Politisi yang Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

Nur Pramudito • Jumat, 10 Juli 2026 | 11:02 WIB
Siapa Rachmat Gobel? Pengusaha dan Politisi yang Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun
Siapa Rachmat Gobel? Pengusaha dan Politisi yang Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

RADARSOLO.COM - Kabar duka datang dari dunia bisnis dan politik Indonesia. Rachmat Gobel, pengusaha nasional sekaligus politisi yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) dini hari.

Rachmat Gobel meninggal dunia di usia 63 tahun setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Ia mengembuskan napas terakhir pada pukul 03.20 WIB.

Kepergian Rachmat Gobel meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, dunia usaha, serta lingkungan politik Tanah Air.

Sosok yang dikenal sebagai penerus kerajaan bisnis Gobel Group itu memiliki perjalanan panjang, baik sebagai pengusaha maupun politisi.

Keluarga Rachmat Gobel menyampaikan kabar duka melalui akun Instagram resminya.

Dalam unggahan tersebut, keluarga meminta doa agar almarhum mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Kami memohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis pihak keluarga.

Jenazah Rachmat Gobel disemayamkan di rumah duka di Jalan Supomo Nomor 55A, Jakarta Selatan. Rencananya, proses pemakaman akan dilakukan di Gorontalo, daerah kelahirannya.

Perjalanan Hidup Rachmat Gobel, Anak Pengusaha Pelopor Industri Elektronik

Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962. Ia merupakan putra dari Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel.

Ayahnya, Thayeb Moh. Gobel, dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan industri elektronik nasional.

Ia merupakan sosok yang membawa kerja sama Panasonic ke Indonesia pada 1954 melalui Panasonic Gobel Group.

Sebagai anak dari keluarga pengusaha besar, Rachmat Gobel sejak muda dipersiapkan untuk meneruskan bisnis keluarga.

Namun, perjalanan kariernya tidak langsung berada di posisi puncak.

Saat masih muda, Rachmat belajar memahami dunia industri dari bawah. Ia bahkan pernah bekerja sebagai penyapu pabrik ketika masih duduk di bangku sekolah sebelum kemudian menempati berbagai posisi hingga tingkat manajemen.

Rachmat menempuh pendidikan tinggi di Chuo University, Tokyo, Jepang.

Ia meraih gelar sarjana bidang Perdagangan Internasional dan mendapatkan pengalaman melalui program praktik kerja di Matsushita Group Jepang.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum dirinya kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Kelompok Usaha Gobel.

Rachmat Gobel dan Perjalanan Memimpin Gobel Group

Setelah sang ayah meninggal dunia pada 1984, Rachmat Gobel mengambil peran besar dalam meneruskan kepemimpinan Gobel Group.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya terjadi saat krisis ekonomi 1998. Ketika banyak perusahaan mengalami tekanan berat, Rachmat berhasil mempertahankan keberlangsungan bisnis melalui perpanjangan kerja sama dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd.

Keputusan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat Gobel Group mampu bertahan melewati masa sulit.

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan terus berkembang dan memperluas sektor bisnis.

Rachmat dikenal memiliki pandangan bahwa kekuatan utama sebuah perusahaan bukan hanya berasal dari produk, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

Baginya, investasi terbesar dalam dunia usaha adalah membangun manusia.

Karier Politik Rachmat Gobel hingga Menjadi Wakil Ketua DPR RI

Selain dikenal sebagai pengusaha sukses, Rachmat Gobel juga memiliki perjalanan panjang di dunia pemerintahan dan politik.

Karier politiknya mulai berkembang ketika ia bergabung dengan Partai NasDem pada 2016.

Setelah bergabung, Rachmat dipercaya masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Partai NasDem.

Sebelumnya, pada 2014, Rachmat Gobel dipercaya Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja.

Saat menjabat sebagai Menteri Perdagangan, ia mengeluarkan sejumlah kebijakan, di antaranya larangan penjualan minuman beralkohol di toko ritel serta pembatasan perdagangan pakaian bekas.

Namun, masa jabatannya sebagai menteri hanya berlangsung sekitar 10 bulan sebelum digantikan oleh Thomas Lembong.

Setelah itu, Rachmat dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Jepang periode 2017-2019.

Tugas tersebut berkaitan dengan penguatan hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dengan Jepang.

Pada Pemilu 2019, Rachmat Gobel maju sebagai calon anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo.

Ia berhasil memperoleh suara yang cukup untuk melangkah ke Senayan.

Rachmat kemudian menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 sekaligus dipercaya menjadi Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem.

Kiprah Rachmat Gobel di Dunia Olahraga

Tidak hanya aktif di bidang bisnis dan politik, Rachmat Gobel juga memiliki perhatian besar terhadap perkembangan olahraga Indonesia.

Ia pernah terlibat dalam organisasi pencak silat dan berperan dalam memperkenalkan olahraga bela diri tersebut ke berbagai negara.

Selain itu, Rachmat juga pernah dipercaya menjadi Ketua Harian Panitia Penyelenggara SEA Games Indonesia (INASOC).

Keterlibatannya menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan prestasi olahraga nasional.

Rachmat Gobel Mendapat Gelar "Pemberi Cahaya Negeri"

Di daerah asalnya, Gorontalo, Rachmat Gobel dikenal sebagai tokoh yang memiliki kepedulian besar terhadap pembangunan masyarakat.

Atas kontribusi di bidang ekonomi, sosial, dan kemasyarakatan, masyarakat Gorontalo memberikan penghargaan berupa gelar adat "Ti Bulilango Hunggia" yang memiliki arti "Pemberi Cahaya Negeri".

Gelar tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Rachmat Gobel dalam membangun daerah dan memperjuangkan kemajuan masyarakat.

Warisan Rachmat Gobel bagi Indonesia

Rachmat Gobel meninggalkan jejak panjang sebagai pengusaha, politisi, dan tokoh masyarakat.

Ia dikenal mampu menggabungkan dunia bisnis dengan pengabdian publik melalui berbagai jabatan yang pernah diembannya, mulai dari Menteri Perdagangan, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang, hingga Wakil Ketua DPR RI.

Rachmat Gobel meninggal dunia di usia 63 tahun dengan meninggalkan istri Retno Damayanti, dua anak yakni Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, serta keluarga besar.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia usaha dan politik Indonesia.

Sosoknya dikenang sebagai pengusaha yang membangun industri nasional sekaligus politisi yang aktif memperjuangkan ekonomi dan pembangunan daerah.

Editor : Nur Pramudito
#rachmat gobel #rachmat gobel meninggal #Profil Rachmat Gobel