Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Konsisten Jadi Penyetor Pajak Terbesar Industri Keuangan

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 14 Juli 2026 | 11:22 WIB
Pada tiga bulan pertama 2026, total setoran BRI (konsolidasian) dilaporkan mencapai Rp19,1 triliun, yang terdiri dari Rp8,1 triliun pajak dan Rp11,0 triliun dividen tahun berjalan. (DOK.BRI)
Pada tiga bulan pertama 2026, total setoran BRI (konsolidasian) dilaporkan mencapai Rp19,1 triliun, yang terdiri dari Rp8,1 triliun pajak dan Rp11,0 triliun dividen tahun berjalan. (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM-Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional pada 14 Juli, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menegaskan konsistensinya dalam memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara.

Di bawah supervisi Danantara, BRI terus memantapkan perannya sebagai salah satu penyetor pajak terbesar dari industri keuangan di Indonesia untuk menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Di tengah situasi perekonomian global yang penuh tantangan, BRI tetap konsisten memberikan kontribusi setoran terhadap negara.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Suhita Lebah Indonesia, Berdayakan Peternak Lokal dan Kembangkan Madu Alami Bersama Rumah BUMN BRI

Pada tiga bulan pertama 2026, total setoran BRI (konsolidasian) dilaporkan mencapai Rp19,1 triliun, yang terdiri dari Rp8,1 triliun pajak dan Rp11,0 triliun dividen tahun berjalan.

Konsistensi kontribusi tersebut tercermin dalam capaian selama tiga tahun terakhir:

Adapun akumulasi komponen kewajiban kepada negara tersebut mencakup berbagai jenis instrumen, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga Pajak Daerah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan, setoran pajak merupakan bagian dari kontribusi nyata BRI dalam mendukung penerimaan negara dan pembangunan nasional.

Hal ini sejalan dengan arahan Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendorong penciptaan nilai tambah atau value creation yang berkelanjutan bagi negara.

“Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” ujar Hery Gunardi.

Baca Juga: BRI Perkuat Sistem Keamanan Rekening, Nasabah Diminta Rutin Bertransaksi Untuk Jaga Rekening Tetap Aktif

Kemampuan BRI dalam memberikan kontribusi yang berkelanjutan kepada negara ditopang oleh fundamental bisnis yang tetap kuat serta pertumbuhan kinerja yang sehat.

Hingga Kuartal I 2026, BRI Group berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,5 triliun, tumbuh positif di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

Total aset BRI Group tumbuh 7,2% YoY mencapai Rp2.250 triliun, sementara penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh 13,7% menjadi Rp1.562 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun sebesar Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Baca Juga: BRI Tawarkan ORI030 dengan Imbalan Kupon Sampai 7,00%, Buka Akses Investasi yang Lebih Luas

Dari jumlah DPK tersebut, komponen CASA (konsolidasian) kian mendominasi hingga mencapai Rp1.058,6 triliun atau setara dengan 68,07% dari total DPK. Angka ini meningkat dibandingkan performa Kuartal I 2025 yang tercatat sebesar 65,77%.

“Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat bahwa penciptaan nilai (value creation) BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara,” tambah Hery Gunardi. (*)

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
setoran kas negara BRI Pajak BBRI hari pajak