RADARSOLO.COM — Kabar yang dinanti-nanti oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akhirnya tiba.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial dipastikan akan mulai menggelontorkan dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) untuk periode triwulan 3 pada 20 Juli 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menjelaskan, saat ini Kemensos tengah melakukan proses penyelarasan (cleansing) terhadap data terbaru yang diserahkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Proses pembersihan data ini ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga hari agar penyaluran bisa dieksekusi tepat waktu.
"Insya Allah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan," ujar Gus Ipul dalam keterangan resmi Kemensos, Selasa (14/7/2026).
Lantaran adanya sistem pemutakhiran data berkala dari tingkat RT/RW hingga Kemensos, komposisi daftar penerima bansos kali ini mengalami perubahan.
Ada KPM lama yang tereliminasi karena dinilai sudah mampu. Namun, ada juga KPM baru yang masuk ke dalam sistem.
Panduan Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT Terbaru
Masyarakat bisa memantau status aktif atau tidaknya kepesertaan bansos mereka secara online melalui dua jalur resmi yang disediakan oleh Kemensos berikut ini:
1. Cek Mandiri Melalui Situs Resmi Kemensos
- Akses laman resmi di tautan cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan wilayah domisili kamu mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Ketikkan nama lengkap sesuai dengan data yang tertera pada KTP Elektronik.
- Input kode huruf unik (captcha) yang muncul di layar untuk verifikasi keamanan.
- Klik tombol "Cari Data". Sistem secara otomatis akan menampilkan tabel status kepesertaan beserta jadwal pencairan jika nama kamu masuk daftar.
Baca Juga: Cara Lihat Status Kesejahteraan Lewat Data DTSEN Terbaru, Kunci Utama Pencairan Bansos 2026
2. Cek Melalui Aplikasi Cek Bansos di HP
- Unduh aplikasi resmi bernama "Cek Bansos" di Google Play Store atau App Store.
- Lakukan registrasi dan buat akun baru terlebih dahulu jika baru pertama kali menggunakan aplikasi.
- Masuk ke menu utama, lalu pilih opsi "Cek Bansos".
- Isi kolom data wilayah tempat tinggal dan nama lengkap sesuai KTP.
- Hasil pencarian status bansos akan langsung muncul pada layar HP.
Rincian Besaran Dana Bansos yang Diterima KPM
Bagi KPM yang dinyatakan lolos verifikasi, besaran dana bansos yang ditransfer langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara maupun melalui PT Pos Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Nominal Bantuan PKH 2026 (Per Triwulan / Tahap)
Bansos PKH disalurkan dengan nominal yang bervariasi bergantung pada komponen kondisi kesehatan dan jenjang pendidikan dalam satu keluarga:
- Ibu Hamil dan Menyusui: Rp750.000 (Total Rp3 juta/tahun)
- Anak Usia Dini (Balita): Rp750.000 (Total Rp3 juta/tahun)
- Siswa SD: Rp225.000 (Total Rp900 ribu/tahun)
- Siswa SMP: Rp375.000 (Total Rp1,5 juta/tahun)
- Siswa SMA: Rp500.000 (Total Rp2 juta/tahun)
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp600.000 (Total Rp2,4 juta/tahun)
- Lanjut Usia (Lansia 60 Tahun+): Rp600.000 (Total Rp2,4 juta/tahun)
- Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp2.700.000 (Total Rp10,8 juta/tahun)
Baca Juga: Keburu Magrib, SBY Tak Lanjutkan Melukis Hamparan Sawah dan Gunung di Selogiri Wonogiri
2. Nominal Bantuan BPNT 2026
Berbeda dengan PKH, skema bantuan BPNT dipatok rata tanpa melihat kategori latar belakang penerima. Serta diberikan bukan secara tunai.
Setiap KPM berhak mendapatkan jatah dana bantuan pangan sebesar Rp200.000 per bulan.
Karena sistem pencairan triwulan 3 dirapel sekaligus untuk jatah tiga bulan, maka total saldo yang masuk ke rekening KKS setiap penerima adalah sebesar Rp600.000.
Bantuan diberikan dalam bentuk e-voucher yang bisa digunakan untuk berbelanja berbagai bahan kebutuhan pokok di e-warong atau mitra yang telah ditunjuk.
Editor : Syahaamah Fikria