Viral Kronologi Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Diduga Diculik saat Rayakan Ultah Nenek di Resto Jakpus, Sempat Teriak Minta Tolong

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:43 WIB
 Atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay. (Istimewa)
Atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay. (Istimewa)

 

RADARSOLO.COM — Atlet golf putri Indonesia, Jesslyn Wijaya Lay, diduga menjadi korban penculikan saat menghadiri acara ulang tahun neneknya pada Senin (13/7/2026) malam.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah keramaian sebuah rumah makan, tepatnya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. 

Jesslyn yang saat itu tengah menikmati momen hangat jamuan ulang tahun sang nenek bersama keluarga besar, mendadak diculik oleh sekelompok pria tak dikenal di depan mata banyak saksi.  

Baca Juga: Terjerat Kasus Narkoba, Kadus di Desa Wonolopo Karanganyar Diberhentikan Sementara

Kronologi Kejadian

Berdasarkan paparan dari tim kuasa hukum keluarga korban, Andi Darti, insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 19.45 WIB. 

Kala itu, seluruh hidangan dan persiapan perayaan ulang tahun sang nenek sudah siap. 

Namun, tepat ketika lagu ulang tahun untuk hendak disetel, sekelompok pria bertubuh kekar mendadak merangsek mendekati korban.

Baca Juga: Bripka E Jadi Tersangka Pencabulan, Nasib Ponpes Santri Manjung yang Didirikan Terancam Tutup: Tersisa 2 Santri Nunggu Dijemput Ortu

"Korban diduga secara tiba-tiba ditutup matanya, kemudian diangkat dan digendong oleh dua orang laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam," ungkap Andi Darti.

Jesslyn sebenarnya sempat melakukan perlawanan sengit. 

 

Ia berteriak histeris meminta pertolongan dan mencoba meloloskan diri saat hendak dimasukkan ke dalam kabin mobil. 

Sayangnya, dia kalah jumlah dan tenaga dari kelompok pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar lima orang pria.

Mobil yang membawa korban tersebut langsung melaju kencang meninggalkan lokasi.  

Baca Juga: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dari Partai Apa? Dibawa ke Jakarta Bersama 6 Orang Usai OTT KPK

HP Mati Total

Pasca-kejadian ganjil malam itu, akses komunikasi Jesslyn terputus sepenuhnya. 

Kontak telepon seluler maupun seluruh saluran media sosial pribadinya tidak lagi dapat dihubungi oleh rekan maupun pihak keluarga.  

Pihak keluarga sempat menyisir kediaman pribadi Jesslyn yang berada di kawasan Pluit, Jakarta Utara, namun sang atlet tidak ditemukan berada di rumahnya.

Baca Juga: Tenggelam di Saluran Irigasi Bengawan Solo, Nyawa Bocah 5 Tahun Melayang

Tak tinggal diam, rekan terdekat korban berinisial NAH langsung mendatangi Markas Polres Metro Jakarta Pusat untuk membuat laporan polisi resmi pada Kamis (16/7/2026). 

Laporan tersebut resmi teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

 

Kejanggalan CCTV Mati hingga Misteri Perjalanan ke Malaysia

Proses pengungkapan kasus ini menemui sejumlah kejanggalan serta kendala teknis di lapangan. 

Saat tim penyidik bersama perwakilan keluarga hendak memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di restoran setempat, pihak pengelola mengklaim bahwa perangkat CCTV tempat kejadian perkara (TKP) dalam kondisi rusak atau tidak berfungsi saat insiden terjadi.

Meski terkendala rekaman fisik, tim pelacak digital sempat menemukan titik terang terkait pergerakan HP korban.

Baca Juga: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kasus Apa? Diciduk OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia

Ponsel milik Jesslyn sempat memancarkan sinyal aktif yang terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. 

Berdasarkan penelusuran data digital pelapor, muncul indikasi awal bahwa pada Selasa (14/7/2026), korban diduga kuat sempat dibawa melakukan perjalanan udara menuju Malaysia via Bandara di Semarang.

Pihak kuasa hukum berharap temuan data lokasi ini bisa segera didalami secara serius oleh kepolisian untuk memetakan rute pelarian para pelaku.

Baca Juga: Solo Tutup Jalur Truk Lewat Pasar Jongke, Dishub Terapkan Rute Baru

Polisi Masih Terus Buru Keberadaan Korban

Menanggapi hebohnya peristiwa dugaan penculikan atlet golf ini, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan resmi dari pihak korban.

 

Ia memastikan saat ini jajaran Satreskrim Polres Jakpus sedang bekerja ekstra keras menggelar penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan fakta-fakta lapangan demi menemukan keberadaan Jesslyn.  

"Betul, laporannya sudah kami terima di Polres Jakpus. Sampai hari ini tim penyidik masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk menguji fakta-fakta dan mencari keberadaan korban," ujar Roby.

Editor : Syahaamah Fikria
atlet golf Jesslyn Wijaya Lay viral JAKPUS penculikan