Nanik S Deyang Sakit Apa? Tiba-Tiba Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Alasannya Akhirnya Terbuka

Nur Pramudito • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 08:19 WIB
Nanik S Deyang Sakit Apa? Tiba-Tiba Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Alasannya Akhirnya Terbuka(ANTARA/Maria Cicilia Galuh)
Nanik S Deyang Sakit Apa? Tiba-Tiba Mundur dari Jabatan Kepala BGN, Alasannya Akhirnya Terbuka(ANTARA/Maria Cicilia Galuh)

RADARSOLO.COM - Pertanyaan mengenai Nanik S Deyang sakit apa menjadi sorotan publik setelah ia mengumumkan mundur dari jabatan Kepala BGN atau Badan Gizi Nasional.

Keputusan tersebut diambil karena kondisi kesehatannya yang mengharuskannya menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Kabar Nanik S Deyang mundur dari posisi Kepala BGN juga telah dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

Ia menjelaskan bahwa pengunduran diri tersebut berkaitan langsung dengan kondisi kesehatan Nanik.

Baca Juga: Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Akan Jalani Pengobatan Jantung di Luar Negeri

"Hari ini, 22 Juli 2026, Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Dirgayuza Setiawan, Rabu (22/7/2026).

Melalui akun Facebook pribadinya, Nanik turut menjelaskan alasan di balik keputusan meninggalkan jabatan Kepala BGN.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya akan berangkat ke luar negeri untuk menjalani pemeriksaan sekaligus pengobatan lanjutan terhadap penyakit jantung yang dideritanya.

Nanik menegaskan bahwa langkah berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kemampuan dokter di Indonesia.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil demi memperoleh second opinion dari tim medis di negara tujuan yang direkomendasikan rekannya.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yg mau saya tuju," tulis Nanik.

Ia mengakui keputusan mundur dari jabatan Kepala BGN bukan hal yang mudah.

Namun, kondisi kesehatannya membuat ia merasa tidak lagi mampu menjalankan tugas secara maksimal sehingga memilih fokus pada proses penyembuhan.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya," ungkapnya.

Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran dirinya dengan penuh pengertian.

Presiden disebut memahami kondisi kesehatan yang sedang dihadapi sehingga memberikan izin agar Nanik dapat berkonsentrasi menjalani pengobatan.

Meski demikian, Presiden tetap berharap Nanik S Deyang tidak sepenuhnya meninggalkan Badan Gizi Nasional.

Ia diminta tetap memberikan masukan serta ikut mengawasi pelaksanaan berbagai program strategis BGN.

"Karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tulisnya.

Dalam unggahan yang sama, Nanik juga mengungkap adanya kemungkinan dirinya mendapat peran baru apabila Dewan Pengawas Badan Gizi Nasional dibentuk.

"Di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut)," katanya.

Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan Nanik S Deyang sakit apa adalah karena mengalami gangguan jantung yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dan pengobatan di luar negeri.

Kondisi tersebut menjadi alasan utama dirinya mundur dari jabatan Kepala BGN, meski tetap diminta Presiden Prabowo untuk ikut mengawasi jalannya program Badan Gizi Nasional di masa mendatang.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : ANTARA
Nanik S Deyang sakit apa Kepala BGN Mbg nanik s deyang BGN