RADARSOLO.COM — Sosok perempuan muda bernama Dea Arranoya mendadak jadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Putri dari Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues Nevirizal tersebut panen kritik usai deretan kontennya yang memamerkan gaya hidup mewah viral.
Aksi flexing tersebut memicu kekecewaan publik lantaran diunggah saat sebagian masyarakat Gayo Lues masih berjuang memulihkan diri pascabencana.
Dalam unggahannya, Dea tak hanya memamerkan momen liburan mewah ke mancanegara seperti Prancis, Inggris, Jerman, hingga Korea Selatan.
Melainkan juga memperlihatkan deretan 15 jeriken Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersusun di kediamannya.
Melihat gaya hidupnya yang glamor serta unggahannya yang menantang adu ekonomi, publik pun dibuat penasaran.
Apa sebenarnya pekerjaan Dea Arranoya? Dari mana latar belakangnya?
Apa Pekerjaan Dea Arranoya Saat Ini?
Berdasarkan penelusuran data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Dea Arranoya saat ini belum bekerja secara profesional.
Ia tercatat masih berstatus sebagai mahasiswa aktif yang sedang menempuh dua jenjang pendidikan tinggi sekaligus.
Dea telah menyelesaikan studi S1 dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Dokter Hewan dari Universitas Syiah Kuala pada tahun 2025.
Usai mengantongi gelar sarjana, sejak Agustus 2025 Dea melanjutkan tahap Pendidikan Profesi Dokter Hewan (Koas) di almamater yang sama untuk mendapatkan gelar dokter hewan resmi.
Di saat bersamaan, Dea juga terdaftar aktif sebagai mahasiswa program Magister (S2) jurusan Kesehatan Masyarakat di Universitas Sari Mutiara Indonesia.
Baca Juga: Ibu dan Anak di Tasikmadu Tertimpa Pohon Tumbang, Ini Identitasnya
Dengan kata lain, Dea saat ini berstatus sebagai dokter hewan muda yang tengah menjalani masa pendidikan profesi (koas) sekaligus mahasiswa pascasarjana.
Flexing UKT Puluhan Juta dan Pelesiran Luar Negeri
Latar belakang pendidikannya tersebut pun tak luput dari bahan pameran Dea di akun media sosialnya.
Ia secara terbuka menyebutkan besaran biaya kuliah fantastis yang ditanggung oleh sang ayah demi membiayai studinya.
"Menghabiskan uang papa kak, menyala UKT koas + S2 20jt ++ itu," tulis Dea dalam salah satu unggahannya.
Tak hanya soal biaya pendidikan, Dea juga secara percaya diri mengunggah tangkapan layar obrolan grup WhatsApp keluarga yang memperlihatkan dirinya sedang melancong ke Eropa saat sang ayah sibuk bekerja di daerah.
Bahkan dalam salah satu unggahan yang memicu kegeraman netizen, ia sempat menuliskan kalimat bernada menantang.
"Sok mantep bgt lu. Emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga ga getar #izinnnn."
Selain itu, masih ada dereteran aksi flexing Dea. Termasuk memamerkan 15 jeriken BBM yang disimpan di garasi orang tuanya.
Akun Medsos Menghilang dan Ayah Minta Maaf
Usai gelombang kritik netizen memuncak, keberadaan akun media sosial Dea perlahan menghilang.
Akun Instagram pribadinya terpantau sudah dinonaktifkan, sedangkan akun TikTok miliknya yang sempat dikunci kini tak lagi bisa ditemukan.
Melihat tindakan sang anak memicu kehebohan di tengah masyarakat, sang ayah, Nevirizal, akhirnya secara resmi menyampaikan permohonan maaf terbuka.
Baca Juga: LDA Bakal Buka Akses Keraton, Kubu PB XIV Purbaya: Jangan Pakai Ancaman
Nevirizal mengaku sangat menyesali perbuatan buah hatinya yang kurang bijak dalam menggunakan media sosial.
"Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues," ujar Nevirizal.
Terkait dengan momen plesiran ke luar negeri yang dipamerkan sang anak, Nevirizal menjelaskan bahwa perjalanan tersebut dilakukan oleh istri dan anaknya untuk keperluan mendampingi anggota keluarga berobat.
Dia pun mengaku tidak ikut dalam perjalanan ke luar negeri tersebut.
Editor : Syahaamah Fikria