Profil Nasirun, Seniman Lukis Kondang Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usia 60 Tahun

Nur Pramudito • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 11:27 WIB
Profil Nasirun, Seniman Lukis Kondang Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usia 60 Tahun
Profil Nasirun, Seniman Lukis Kondang Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usia 60 Tahun

RADARSOLO.COM - Kabar duka datang dari dunia seni rupa Indonesia. Nasirun, seniman lukis kondang asal Yogyakarta, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) di usia 60 tahun.

Kabar meninggalnya Nasirun dikonfirmasi oleh Bimo Aditya, tetangga sang seniman di Perumahan Bayeman Permai, Jalan Wates KM 3, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Benar (Nasirun meninggal), ini saya prepare di rumahnya,” ujar Bimo Aditya, Sabtu (1/8/2026).

Saat ini, jenazah Nasirun masih berada di Rumah Sakit Asri Medical Centre (AMC). Rencananya, maestro seni rupa tersebut akan dimakamkan di Kompleks Pemakaman Seniman Imogiri, Bantul, DIY.

Lantas, seperti apa perjalanan hidup Nasirun hingga dikenal sebagai salah satu seniman lukis ternama Indonesia?

Baca Juga: Kabar Duka! Maestro Seni Rupa Nasirun Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun

Profil Nasirun

Nasirun merupakan seniman lukis asal Cilacap, Jawa Tengah, yang lahir pada 1 Oktober 1965. Ia kemudian hijrah ke Yogyakarta pada 1983 untuk memperdalam ilmu seni.

Memiliki latar belakang pendidikan seni kriya batik dan seni murni, Nasirun dikenal sebagai sosok perupa yang mampu mengolah berbagai unsur budaya tradisional menjadi karya seni kontemporer yang penuh makna.

Dalam perjalanan berkaryanya, Nasirun banyak mengeksplorasi nilai-nilai kearifan lokal, kisah pewayangan, hingga cerita mistik yang ia dapatkan dari sang ibu.

Selain itu, karya-karya Nasirun juga banyak dipengaruhi oleh nilai spiritualitas tasawuf Islam yang dikenalnya melalui sang ayah.

Berbagai pengalaman tersebut kemudian dituangkan dalam lukisan dengan pendekatan modern dan relevan dengan kehidupan masa kini.

Perpaduan antara tradisi, budaya, dan spiritualitas menjadikan karya Nasirun memiliki karakter kuat. Tak heran, ia dikenal sebagai salah satu maestro seni rupa Indonesia yang produktif menghasilkan karya.

Perjalanan Karier Seni Nasirun

Nasirun aktif berkarya dan mengikuti berbagai pameran seni, baik di Indonesia maupun mancanegara. Sejak masa studinya di Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) pada 1987-1994 hingga beberapa tahun terakhir, ia telah menggelar ratusan pameran.

Beberapa pameran tunggal yang pernah digelar Nasirun antara lain:

Sementara itu, Nasirun juga terlibat dalam sejumlah pameran bersama di berbagai negara. Beberapa di antaranya yakni “Pathos of the Fringes” di Jeonbuk Museum of Art, Korea Selatan (2017), “Shah Alam Bienalle” di Malaysia (2017), “Manifesto” di Galeri Nasional Jakarta (2022), hingga “MayinArt” di Singapura (2024).

Penghargaan yang Diraih Nasirun

Sepanjang perjalanan kariernya sebagai seniman lukis, Nasirun telah mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi.

Beberapa penghargaan yang pernah diraih antara lain Penghargaan Sketsa dan Seni Lukis Terbaik dari ISI Yogyakarta, McDonald Award pada Lustrum ISI ke-X, serta Philip Morris Award pada 1997.

Kepergian Nasirun menjadi kehilangan besar bagi dunia seni rupa Indonesia. Karya-karya seniman lukis kondang asal Yogyakarta tersebut akan tetap dikenang sebagai bagian penting dari perjalanan seni kontemporer Indonesia.

Editor : Nur Pramudito
Nasirun Nasirun Meninggal Nasirun Meninggal Dunia Seniman Lukis Nasirun Profil Nasirun