RADARSOLO.COM - Sebuah insiden lalu lintas tragis yang menewaskan mahasiswa KKN terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.45 WITA.
Kecelakaan adu banteng tersebut melibatkan sebuah mobil pikap bernomor polisi DA 8041 ZQ yang mengangkut rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan armada truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) berpelat DA 8016 ZV.
Insiden maut ini merenggut nyawa tujuh orang serta membuat satu penumpang lainnya menderita luka berat.
Baca Juga: Pembangunan Gedung Belum Selesai, Mensos Tetap Buka MPLS Sekolah Rakyat Sukoharjo
Kronologi Kejadian
Peristiwa memilukan ini berawal saat rombongan mahasiswa yang sedang melakoni program KKN berencana mengisi waktu akhir pekan dengan mengunjungi destinasi wisata Sungai Alut di kawasan Kecamatan Mantewe.
Para mahasiswa tersebut menumpangi mobil pikap bak terbuka yang dikemudikan oleh Veri Andi Saputra.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta penyelidikan dari pihak kepolisian, kendaraan truk tangki BBM yang dikendarai M Ilyas melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin.
Baca Juga: Profil Nasirun, Seniman Lukis Kondang Asal Yogyakarta Meninggal Dunia Usia 60 Tahun
Saat melintas di lokasi kejadian, armada truk tangki tersebut diduga hilang kendali hingga oleng dan keluar ke lajur berlawanan.
Pada saat bersamaan, mobil pikap yang mengangkut para mahasiswa meluncur dari arah berlawanan, yakni dari Batulicin menuju Banjarbaru.
Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan hebat pada bagian depan tidak terelakkan.
Benturan keras tersebut menyebabkan area kabin mobil pikap hancur total, sementara bagian depan truk tangki BBM mengalami kerusakan parah.
Daftar Identitas Korban Jiwa dan Luka-Luka
Akibat benturan keras tersebut, sebanyak tujuh orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian maupun saat penanganan awal.
Baca Juga: Korban Kebakaran Aspol Panularan Solo Ngungsi Di Loji Gandrung
Korban terdiri dari mahasiswa dari dua perguruan tinggi, anggota Karang Taruna, serta pengemudi truk.
Berikut rincian identitas para korban meninggal dunia:
1. Abdi Cahya Girsang (Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat / ULM)
2. Muhammad Ramadhani (Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat / ULM)
3. Nafa Izzatu Jannah (Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama / UNU Kalsel)
4. Nur'aini Salsabila (Mahasiswi Universitas Nahdlatul Ulama / UNU Kalsel)
5. Veri Andi Saputra (Pengemudi pikap / Mahasiswa UNU Kalsel)
6. Tegar Mangku Alamsyah (Anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi)
7. M Ilyas (Pengemudi truk tangki BBM)
Sementara itu, satu korban selamat yang mengalami luka berat diketahui bernama M Fahrizal Hasbi (21), yang juga merupakan mahasiswa ULM.
Korban luka langsung dirujuk ke RS Marina untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Penyelidikan Kepolisian
Kapolsek Mantewe AKP Kusnin membenarkan terjadinya musibah kecelakaan lalu lintas tersebut.
Seluruh korban tewas maupun luka telah dievakuasi oleh tim gabungan ke Puskesmas Mantewe sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Bumbu masih terus mendalami penyebab pasti hilang kendalinya armada truk tangki tersebut melalui pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan barang bukti di lokasi kejadian.
Bangkai armada pikap juga sudah ditarik menggunakan truk derek guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Petugas masih melakukan penyelidikan," kata Kusnin, dilansir dari Radar Banjarmasin.
Editor : Syahaamah Fikria