RADARSOLO.COM - Pemerintah akan segera membuka pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 yang diikuti oleh sejumlah kementerian dan lembaga negara.
Program ini menjadi kesempatan bagi lulusan SMA, SMK, maupun sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki peluang berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sekolah kedinasan merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan kementerian atau lembaga pemerintah.
Pendidikan yang diberikan dirancang untuk mencetak lulusan dengan keahlian khusus sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan sekolah kedinasan dapat diusulkan untuk mengikuti proses pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di instansi terkait sesuai aturan yang berlaku.
Pada seleksi tahun 2026, terdapat sembilan instansi pemerintah yang dijadwalkan membuka penerimaan calon peserta didik baru.
Daftar Instansi Pembuka Sekolah Kedinasan 2026
Berikut daftar kementerian dan lembaga yang akan membuka seleksi sekolah kedinasan tahun 2026:
- Kementerian Keuangan RI
- Kementerian Dalam Negeri RI
- Kementerian Perhubungan RI
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
- Kementerian Hukum RI
- Badan Pusat Statistik (BPS)
- Badan Intelijen Negara (BIN)
- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Setiap instansi nantinya akan menyampaikan informasi resmi mengenai sekolah yang tersedia, jumlah kuota penerimaan, persyaratan peserta, serta jadwal pelaksanaan seleksi.
Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026, rangkaian seleksi sekolah kedinasan akan melalui beberapa tahap, antara lain:
- Pengumuman penerimaan peserta.
- Pendaftaran calon peserta.
- Verifikasi dan seleksi administrasi.
- Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
- Seleksi tahap lanjutan sesuai aturan masing-masing instansi.
- Penetapan hasil kelulusan akhir.
- Pengumuman peserta yang lolos seleksi.
Peserta yang berhasil melewati tahap administrasi akan mengikuti SKD dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Setelah itu, peserta akan melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan sekolah kedinasan yang dipilih.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Sebelum pendaftaran dibuka, calon peserta disarankan mulai menyiapkan berbagai dokumen yang diperlukan, di antaranya:
- Identitas pribadi berupa KTP atau kartu pelajar bagi peserta yang belum memiliki KTP.
- Email aktif yang dapat digunakan selama proses pendaftaran.
- Data orang tua, seperti nama, pekerjaan, penghasilan, dan informasi pendukung lainnya.
- Nilai rapor sesuai semester yang menjadi persyaratan.
- Dokumen tambahan sesuai aturan dari masing-masing sekolah kedinasan.
Mengingat setiap instansi memiliki ketentuan berbeda, peserta perlu memastikan kembali persyaratan melalui pengumuman resmi sebelum melakukan pendaftaran.
Langkah Membuat Akun SSCASN BKN
Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal SSCASN milik BKN. Bagi peserta yang belum memiliki akun, berikut cara melakukan registrasi:
- Masuk ke laman SSCASN Sekolah Kedinasan.
- Pilih menu pembuatan akun atau daftar akun baru.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
- Lengkapi data diri seperti nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, nomor telepon, serta email aktif.
- Buat kata sandi sesuai ketentuan sistem.
- Unggah swafoto sesuai instruksi yang diberikan.
- Masukkan kode CAPTCHA untuk proses verifikasi.
- Periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan.
- Klik proses pendaftaran akun untuk menyelesaikan registrasi.
- Simpan atau cetak kartu informasi akun sebagai bukti pembuatan akun berhasil.
Setelah akun SSCASN berhasil dibuat, peserta dapat masuk menggunakan NIK dan kata sandi untuk memilih sekolah kedinasan yang diinginkan saat pendaftaran resmi dibuka.
Calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen sejak jauh hari agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Selain itu, masyarakat juga perlu rutin memantau informasi terbaru dari BKN maupun instansi penyelenggara terkait jadwal, kuota, dan persyaratan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Editor : Nur Pramudito