Viral Link Video Yank Wes Yank Banyuwangi Kini Ditangani Polisi, Bagaimana Nasib Pemeran Perempuan yang Masih Pelajar?

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 17:24 WIB
Ilustrasi video viral.
Ilustrasi video viral.

 

RADARSOLO.COM - Gelombang pembicaraan mengenai "Yank Wes Yank" masih terus menghiasi linimasa media sosial, khususnya di platform TikTok. 

Tautan dan potongan video bermuatan asusila yang diduga melibatkan sejoli remaja di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, tersebut menuai sorotan tajam warganet.

Di balik riuhnya pencarian tautan oleh publik, muncul pertanyaan besar mengenai nasib keberlanjutan pendidikan para remaja yang ada dalam rekaman tersebut.

Baca Juga: Benarkah Pemeran Link Video Yank Uwes Yank Banyuwangi Dinikahkan? Simak Fakta yang Sudah Terverifikasi

Berikut fakta terbaru, hasil klarifikasi Kementerian Agama (Kemenag), hingga perkembangan kasus hukumnya.

Kejadian di Luar Pengawasan Sekolah

Diketahui, pemeran perempuan dalam video tersebut masih berada di bawah umur dan berstatus sebagai pelajar di salah satu MAN di Banyuwangi.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyuwangi mengonfirmasi, pihaknya langsung melakukan koordinasi dan pembinaan terhadap madrasah terkait begitu isu ini menyeruak.

Baca Juga: Mengapa Link Video Yank Wes Yank Banyuwangi Bisa Tersebar dan Viral? Pemeran Utama Muncul Sampaikan Hal Ini

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyuwangi Chaironi Hidayat menyampaikan, pihak madrasah pertama kali mendapat laporan pada Minggu malam, 19 Juli 2026. 

Menindaklanjuti hal tersebut, perwakilan sekolah langsung menyambangi rumah keluarga siswi untuk melakukan klarifikasi.

 

Dari hasil klarifikasi, orang tua siswi membenarkan jika telah mengetahui kejadian tersebut. 

"Mereka menyampaikan rasa malu serta pasrah atas peristiwa yang menimpa anaknya," kata Chaironi.

Kemenag pun menegaskan bahwa insiden ini terjadi sepenuhnya di luar lingkungan, aktivitas, maupun jam operasional sekolah, sehingga berada di luar kontrol jajaran pendidik.

Baca Juga: Motor Pegawai MPP Sragen Raib di Parkiran, CCTV 24 Titik Tak Bikin Takut Pencuri

Mengundurkan Diri

Lebih lanjut terkait kelanjutan pendidikan pelajar perempuan itu, Chaironi mengatakan jika orang tuanya telah mengajukan pengunduran diri untuk sang anak. 

Pengunduran diri dari sekolah madrasah itu resmi dilakukan pada Selasa (21/7/2026), atau dua hari pasca klarifikasi Kemenag.

Keputusan itu juga diambil berdasarkan kesepakatan internal keluarga usai pihak sekolah dan orang tua menggelar pertemuan. 

Baca Juga: 10 Singkatan yang Lahir dari Budaya Internet, Berapa yang Masih Sering Kamu Pakai?

"Keputusan tersebut diambil keluarga dengan mempertimbangkan kondisi psikologis anak," ujar Chaironi.

 

 

Pemeran Pria Buat Klarifikasi

Di sisi lain, pelajar pria yang diduga menjadi lawan main dalam video tersebut diidentifikasi berinisial MD. 

MD merupakan seorang siswa di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

MD telah mengunggah video klarifikasi secara terbuka di media sosial. 

Baca Juga: Kenapa Cowok Muji Cowok Lain Terasa Aneh?

Dia menyampaikan penyesalan mendalam dan meminta maaf kepada teman-teman, pihak sekolah, serta publik karena merasa tindakannya telah mencoreng nama baik lembaga tempatnya belajar. 

MD menegaskan bahwa permintaan maaf tersebut disampaikan atas kesadaran pribadi tanpa paksaan.

Kasus Hukum Resmi Ditangani Polresta Banyuwangi

Sementara itu, proses hukum atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur ini telah diusut oleh aparat kepolisian. 

Baca Juga: Sudah Kenyang, Kok Masih Muat Dessert? Ternyata Otak Kita Punya Jawabannya

Polresta Banyuwangi telah menaikkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan sejak menerima laporan resmi pada 20 Juli 2026.

 

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan, penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti dan memeriksa saksi-saksi dengan mengedepankan prinsip hukum perlindungan anak.

Aparat kepolisian mengimbau keras masyarakat untuk menghentikan penyebaran link, foto, maupun identitas para remaja yang terlibat demi menjaga masa depan dan kesehatan mental anak yang berhadapan dengan hukum.

Editor : Syahaamah Fikria
yank wes yank Link Video viral banyuwangi pelajar