RADARSOLO.COM - Memasuki bulan Agustus 2026, proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 (alokasi Juli, Agustus, dan September 2026) terus bergulir.
Salah satu nominal yang paling ditunggu oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah bantuan sebesar Rp750.000 per tahap.
Kementerian Sosial (Kemensos) merilis penyaluran bertahap ini setelah merampungkan pemutakhiran data bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Namun, sering kali informasi burung beredar hingga membuat KPM bingung membedakan mana bantuan yang sudah cair dan mana yang masih dalam antrean transfer.
Lantas, apa saja tanda bahwa saldo Rp750.000 PKH sudah siap ditransfer di rekening KKS KPM, siapa saja penerimanya, serta bagaimana cara mengeceknya lewat HP?
Ciri-Ciri Bansos PKH Rp750.000 Cair ke Rekening
Mengingat penyaluran dilakukan bertahap (termin), KPM tidak perlu terburu-buru bolak-balik ke ATM.
Perhatikan lima penanda utama bahwa dana bantuan sudah siap ditransfer atau dicairkan:
1. Saldo Rekening KKS Bertambah
Indikator paling konkret adalah adanya mutasi kredit atau saldo masuk sebesar Rp750.000 pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI).
2. Notifikasi SMS Banking/Mobile Banking
Beberapa bank penyalur akan mengirimkan pesan pemberitahuan otomatis begitu transfer dana bansos berhasil masuk ke rekening penerima.
Baca Juga: Buntut Penyegelan BMT Alfa Dinar, Pemkab Karanganyar Perketat Pengawasan Koperasi
3. Status di Situs Kemensos Berubah
Saat mengecek portal resmi, keterangan periode memperlihatkan "Juli-September 2026" dengan status penyaluran berbunyi "Proses Transfer" atau "Telah Disalurkan".
4. Pengumuman Resmi Pendamping Sosial
Pendamping PKH atau aparat desa/kelurahan setempat memberikan arahan atau kabar jadwal penarikan dana untuk wilayah Anda.
Baca Juga: Dugaan Mesum Muda-Mudi di Dalam Bianglala Sekaten Solo Bikin Geger, Warganet Lapor Mas Wali
Siapa Saja Kategori Penerima Bansos PKH Rp750.000?
Nominal bantuan tunai PKH diberikan secara bervariasi sesuai dengan komponen kesehatan dan pendidikan keluarga.
Komponen yang berhak memperoleh alokasi tertinggi yaitu Rp750.000 per tahap (atau total Rp3.000.000 per tahun) meliputi:
1. Ibu Hamil / Masa Nifas: Maksimal untuk dua kali kehamilan.
2. Anak Usia Dini (Balita 0-6 Tahun): Maksimal dua anak dalam satu keluarga.
Baca Juga: Anak Sulung Sering Dituntut Jadi Contoh, Benarkah Bikin Mereka Lebih Perfeksionis?
Sebagai catatan, kategori lain seperti siswa SD memperoleh Rp225.000, SMP Rp375.000, SMA Rp500.000, serta lansia dan disabilitas berat masing-masing memperoleh Rp600.000 per tahap.
Cara Cek Penerima Bansos PKH Pakai NIK KTP di HP
Untuk memastikan apakah NIK KTP masih tercatat sebagai penerima aktif bansos PKH Tahap 3 Agustus 2026, KPM bisa melakukan pemeriksaan langsung dari HP:
1. Lewat Laman Resmi Cek Bansos Kemensos
- Buka browser di HP dan ketik cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah domisili mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera pada e-KTP.
- Tuliskan kode verifikasi (captcha) yang muncul di layar.
- Klik tombol Cari Data.
Sistem akan menampilkan rincian nama penerima, status kepesertaan, jenis bantuan (PKH), dan periode pencairannya.
Baca Juga: Kandang Ayam di Slogohimo Wonogiri Terbakar, 7.000 Ekor Anak Ayam Mati
2. Lewat Aplikasi "Cek Bansos"
- Unduh aplikasi resmi Cek Bansos terbitan Kementerian Sosial di Google Play Store.
- Buat akun baru atau login menggunakan NIK KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK).
- Pilih menu Cek Bantuan, lalu masukkan data wilayah domisili Anda.
- Klik Cari Data untuk memantau status terbaru bantuan sosial Anda.
Apabila nama Anda belum muncul atau saldo KKS masih kosong, tidak perlu panik. Penyaluran masih berlangsung bertahap di berbagai daerah.
Tetap pantau secara berkala melalui saluran resmi Kemensos dan hindari memberikan informasi penting seperti nomor PIN KKS atau OTP kepada pihak mana pun.
Editor : Syahaamah Fikria