RADARSOLO.COM - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako untuk periode Juli-September 2026 masih berlangsung.
Memasuki awal Agustus 2026, bantuan telah diterima oleh jutaan keluarga penerima manfaat (KPM). Berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos) per 5 Agustus 2026, penyaluran PKH tercatat sudah mencapai lebih dari 7 juta KPM.
Sementara untuk program sembako atau BPNT, jumlah penerima yang telah mendapatkan bantuan mencapai lebih dari 12 juta KPM.
Meski angka penyaluran sudah cukup besar, distribusi bansos triwulan III belum sepenuhnya selesai. Kemensos menargetkan penyaluran kepada seluruh penerima dapat dirampungkan hingga akhir Agustus 2026.
Karena itu, masyarakat yang sampai saat ini belum menerima bantuan masih dapat mengecek status kepesertaannya melalui kanal resmi pemerintah.
Penyaluran PKH dan BPNT Dilakukan Bertahap
Bansos PKH dan BPNT disalurkan secara bertahap kepada masyarakat yang dinyatakan memenuhi kriteria sebagai penerima berdasarkan data sosial ekonomi pemerintah.
Daftar penerima bansos bukan bersifat tetap. Data tersebut dapat berubah setelah dilakukan pemutakhiran dan verifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, masyarakat yang pernah menerima PKH atau BPNT tetapi belum memperoleh bantuan pada periode Juli-September 2026 dapat kembali memeriksa statusnya.
Hal serupa berlaku bagi masyarakat yang baru tercatat sebagai penerima. Status kepesertaan dapat diketahui melalui situs resmi Cek Bansos milik Kemensos.
Layanan tersebut menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu basis data dalam menentukan penerima berbagai program bantuan pemerintah.
Data dalam DTSEN diperbarui secara berkala. Oleh sebab itu, status seseorang sebagai penerima bansos dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran kondisi sosial dan ekonominya.
Cara Cek Penerima PKH dan BPNT 2026 Menggunakan NIK
Pengecekan penerima bansos dapat dilakukan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai KTP.
- Masukkan kode huruf atau captcha yang tersedia.
- Apabila kode sulit dibaca, tekan tombol untuk memuat kode baru.
- Pilih menu "CARI DATA".
- Tunggu beberapa saat sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Dari hasil pencarian tersebut, masyarakat dapat mengetahui apakah data keluarganya masih tercatat dalam daftar sasaran penerima bansos.
Penyaluran Ditargetkan Rampung Akhir Agustus
Kemensos masih melakukan penyaluran PKH dan BPNT triwulan III secara bertahap. Pemerintah menargetkan seluruh proses distribusi bantuan periode Juli-September 2026 selesai pada akhir Agustus.
Artinya, masyarakat yang belum memperoleh bantuan pada awal Agustus belum tentu kehilangan status sebagai penerima. Pencairan masih dapat berlangsung sesuai tahapan penyaluran.
Masyarakat dapat melakukan pengecekan secara berkala melalui situs resmi Cek Bansos untuk mengetahui perubahan status kepesertaan.
Dalam melakukan pengecekan, warga juga perlu berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan program bansos. Gunakan hanya kanal resmi pemerintah dan jangan membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.
NIK, nomor KTP, nomor rekening, PIN, kode OTP, maupun informasi pribadi lainnya sebaiknya tidak diberikan kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Dengan penyaluran yang masih berjalan, masyarakat yang terdaftar sebagai penerima PKH maupun BPNT dapat terus memantau status bantuan hingga proses distribusi triwulan III 2026 selesai.(np)
Editor : Nur PramuditoSumber : cekbansos.kemensos.go.id