RADARSOLO.COM - Ingin tahu masuk desil berapa dalam data pemerintah? Masyarakat kini dapat melakukan cara cek desil secara online menggunakan NIK KTP melalui HP.
Informasi mengenai desil kembali menjadi perhatian setelah muncul wacana pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat yang berada di desil 9 dan 10.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan bahwa kelompok desil 9-10 menjadi bagian dari pembahasan awal pemerintah terkait pengendalian subsidi BBM.
Meski demikian, rencana tersebut belum menjadi kebijakan yang berlaku. Pemerintah masih mempelajari mekanisme serta sistem yang diperlukan sebelum penerapannya dilakukan secara bertahap.
"Mungkin yang masuk desil 9-10. Supaya beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap. Sedang kita pelajari sistemnya," ujar Purbaya, Selasa (11/8).
Bagi masyarakat yang ingin tahu masuk desil berapa, informasi tersebut dapat dicek melalui layanan Cek Bansos Kementerian Sosial. Pengecekan bisa dilakukan dengan memasukkan NIK KTP melalui HP.
Cara cek desil pakai NIK KTP lewat HP
Data mengenai desil berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Desil menggambarkan kelompok kesejahteraan keluarga berdasarkan sejumlah indikator sosial dan ekonomi.
Kementerian Sosial menyediakan layanan pengecekan melalui situs Cek Bansos. Masyarakat dapat mengakses layanan tersebut menggunakan HP maupun perangkat lain yang terhubung dengan internet.
Berikut cara cek desil menggunakan NIK KTP:
- Buka layanan Cek Bansos Kemensos.
- Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai yang tercantum pada KTP.
- Masukkan kode huruf yang tersedia pada halaman.
- Jika kode sulit dibaca, gunakan opsi untuk menyegarkan kode.
- Tekan tombol Cari Data.
- Tunggu hingga hasil pencarian ditampilkan.
Jika data tersedia, hasil pencarian dapat menunjukkan identitas penerima, kelompok desil, serta informasi terkait status bansos yang tercatat dalam data pemerintah.
Desil 1 sampai 10 menunjukkan apa?
Masyarakat yang tahu masuk desil berapa juga perlu memahami arti angka tersebut.
Dalam klasifikasi DTSEN, keluarga dibagi menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraannya. Setiap desil mewakili sekitar 10 persen kelompok keluarga.
Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah. Sementara itu, desil 10 berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi.
Dengan demikian, angka desil yang semakin tinggi menunjukkan posisi kelompok kesejahteraan yang semakin tinggi dalam klasifikasi tersebut.
Penentuan desil tidak hanya melihat besaran penghasilan atau pengeluaran keluarga.
Sejumlah kondisi sosial ekonomi turut diperhitungkan, seperti pekerjaan, tingkat pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Desil mana yang berkaitan dengan bansos?
Data desil juga digunakan pemerintah dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan sosial.
Berdasarkan ketentuan yang dijelaskan Kementerian Sosial, kelompok keluarga pada desil tertentu dapat menjadi sasaran program yang berbeda.
Keluarga yang berada pada desil 1-4 dapat diusulkan menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako.
Sementara itu, keluarga yang masuk desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).
Karena itu, mengetahui masuk desil berapa dapat membantu masyarakat memahami posisi data kesejahteraannya sekaligus melihat informasi bantuan sosial yang tercatat.
Namun, kaitan antara desil 9-10 dengan pembatasan pembelian Pertalite saat ini masih sebatas pembahasan pemerintah. Belum ada kebijakan resmi yang menetapkan pembatasan tersebut.
Bagaimana jika hasil desil tidak sesuai kondisi?
Hasil cara cek desil yang muncul di Cek Bansos tidak selalu bersifat permanen. Data sosial ekonomi dapat berubah mengikuti kondisi keluarga.
Jika masyarakat menemukan data desil yang dianggap tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, pembaruan data dapat diajukan melalui pemerintah desa atau kelurahan maupun dinas sosial.
Pengajuan perubahan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan informasi yang sesuai dengan kondisi sosial ekonomi terkini.
Data yang telah diperbarui kemudian akan melalui proses penghitungan ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Untuk saat ini, masyarakat yang ingin tahu masuk desil berapa dapat memanfaatkan layanan Cek Bansos dengan NIK KTP melalui HP.
Sementara itu, rencana pembatasan Pertalite untuk masyarakat yang masuk desil 9 dan 10 masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah belum menetapkan waktu maupun mekanisme penerapannya.
Editor : Nur PramuditoSumber : cekbansos.kemensos.go.id