Gerhana Matahari Total Hari Ini 12 Agustus 2026 Jam Berapa? Apakah Bisa Dilihat di Indonesia? Ini Penjelasan BMKG

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB
Kapan Gerhana Matahari Total Agustus 2026? Simak Jam Berapa Terjadi dan Wilayah yang Bisa Melihatnya (https://www.magnific.com/)
Ilustrasi Gerhana Matahari Total.

 

RADARSOLO.COM - Fenomena astronomi langka yang ditunggu-tunggu masyarakat dunia, Gerhana Matahari Total (GMT) terjadi pada hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026. 

Peristiwa alam ini menjadi daya tarik luar biasa karena piringan Bulan akan menutup penuh piringan Matahari, sehingga mengubah suasana siang hari menjadi gelap gulita selama beberapa menit di wilayah yang terlintasi.

Lantas, jam berapa Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 terjadi, dan apakah fenomena langka ini bisa diamati langsung dari Indonesia?

Baca Juga: Cara Melihat Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 dari Indonesia, Cek Link Live Streaming

Apakah Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bisa Dilihat di Indonesia?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa seluruh wilayah Indonesia tidak dilalui oleh jalur lintasan bayangan utama (umbra) maupun bayangan samar (penumbra) gerhana kali ini.

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, membeberkan alasan utamanya. 

Baca Juga: Tiket Pesawat Tak Bisa Dipakai, Warga Solo Gugat Maskapai dan Biro Perjalanan Rp1 Miliar

Selain karena posisi geografis Nusantara di luar jalur gerhana, saat fenomena ini mencapai puncaknya, wilayah Indonesia sedang berada dalam kondisi malam hari.

"Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui siaran langsung di kanal resmi NASA," ungkap Ayu.

 

 

Waktu Gerhana Matahari Total (WIB)

Secara global, proses terjadinya Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 berlangsung dengan konversi waktu Indonesia (WIB) sebagai berikut:

Baca Juga: Tak Layak Konsumsi, 2.957 Porsi Menu MBG di Karanganyar Dimusnahkan

Negara Mana Saja yang Bisa Melihatnya Langsung?

Meskipun absen di Indonesia, masyarakat di sejumlah kawasan belahan bumi utara dan barat beruntung bisa menyaksikan fenomena langit langka ini.

Jalur lintasan Gerhana Matahari Total secara penuh dapat diamati dari Greenland bagian timur, Islandia bagian barat dan Spanyol bagian utara.

Sementara itu, wilayah yang bisa menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian meliputi Amerika Utara (termasuk Alaska dan Kanada bagian timur), Afrika bagian barat laut, serta sebagian besar benua Eropa.

Baca Juga: Kucurkan Rp8,34 Miliar Lewat Program Pesantren Obah, Pemprov Jateng Kuliahkan Puluhan Santri hingga ke China dan Mesir

Puncak Hujan Meteor Perseid

Meski tak bisa mengamati Gerhana Matahari secara langsung dari tanah air, pencinta astronomi di Indonesia tak perlu berkecil hati. 

Begitu malam tiba, langit menyuguhkan pertunjukan alami lainnya berupa puncak Hujan Meteor Perseid yang berlangsung pada malam 12 hingga 13 Agustus 2026.

 

Mengingat momen ini bertepatan dengan fase Bulan Baru (sehingga langit menjadi gelap tanpa cahaya bulan), waktu terbaik untuk berburu kilatan meteor ini adalah dari tengah malam hingga pukul 02.00 pagi. 

Di lokasi yang minim polusi cahaya, masyarakat Indonesia berpotensi menyaksikan 50 hingga 75 meteor melintas per jamnya.

Editor : Syahaamah Fikria
gerhana matahari total BMKG gerhana matahari hujan meteor