Viral Hasil Cek dtsen-form.bps.go.id Muncul Desil 10, Mengapa Bisa Sejajar dengan Konglomerat Padahal Pas-pasan?

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:36 WIB
Ekonomi pas-pasan tapi tercatat di Desil 10.
Ekonomi pas-pasan tapi tercatat di Desil 10.

 

RADARSOLO.COM - Jagat media sosial belakangan ini diramaikan oleh unggahan netizen yang berbondong-bondong memosting hasil pengecekan status kesejahteraan sosial melalui situs dtsen-form.bps.go.id. 

Banyak netizen terkejut saat melihat NIK KTP milik mereka terdaftar masuk ke dalam "Desil 10", padahal mereka merasa kondisi ekonomi riil sehari-hari jauh dari kata mewah dan tidak sesuai dengan label tersebut.

Kejadian ini mendadak tular dan memicu perdebatan riuh di kolom komentar. 

Baca Juga: 2 Link Cek Desil DTSEN 2026 untuk Terima Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Agustus, Apakah Masih Masuk Daftar KPM atau Tidak?

Tak sedikit publik yang kaget sekaligus bingung, mengapa kondisi keuangan yang dirasa pas-pasan justru dikategorikan ke Desil 10? Bahkan setara dengan para konglomerat sekelas 9 Naga dan Raffi Ahmad.

Apa Itu DTSEN dan Sistem Desil BPS?

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan basis data terpadu hasil pendataan Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) yang digunakan pemerintah untuk mengukur tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat Indonesia secara presisi.

Dalam sistem pangkalan data tersebut, tingkat kesejahteraan penduduk dikelompokkan ke dalam 10 tingkatan persentil (Desil 1 hingga Desil 10). 

Baca Juga: Cara Turunkan Desil 10 DTSEN Agar Tetap Bisa Beli Pertalite saat Pembatasan: Cek Penyebab Data Beda dan Solusinya

Pembagian ini mengurutkan kondisi ekonomi masyarakat dari kelompok yang paling bawah (termiskin) hingga kelompok paling atas (terkaya).

 

 

Desil 1-10 di dtsen-form.bps.go.id

Secara rincinya, berikut adalah pembagian dan kategori desil dalam sistem pendataan BPS:

Desil 1: Kelompok masyarakat sangat miskin/sangat rentan (10% teratas kelompok terbawah).

Desil 2: Kelompok masyarakat miskin.

Desil 3: Kelompok masyarakat hampir miskin.

Baca Juga: Link Download Teks Doa Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Resmi Kemendikdasmen untuk 17 Agustus 2026

Desil 4: Kelompok masyarakat rentan miskin.

Desil 5 – 7: Kelompok masyarakat kelas menengah.

Desil 8 – 10: Kelompok masyarakat mampu/kaya (Desil 10 mencakup 10% masyarakat teratas dengan kondisi ekonomi paling sejahtera).

 

 

Apa Arti Desil 10?

Istilah Desil 10 merujuk pada kelompok masyarakat yang menduduki posisi 10 persen teratas dengan tingkat kondisi sosial dan ekonomi paling mapan secara nasional.

Jika nama atau NIK KTP Anda tercatat masuk ke dalam Desil 10, artinya tergolong ke dalam kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tertinggi (paling mampu/terkaya).

Berikut adalah rincian arti, karakteristik, serta indikator penilaian yang digunakan oleh pemerintah:

Baca Juga: 7 Contoh Naskah Amanat Pembina Upacara HUT ke-81 RI Resmi untuk 17 Agustus 2026 Besok: Singkat, Padat dan Bakar Semangat Nasionalisme

1. Tingkatan Kesejahteraan Sosial Paling Atas

Pemeringkatan data kesejahteraan BPS dan Kemensos diurutkan dari skala 1 sampai 10. 

Desil 1 merepresentasikan 10 persen kelompok masyarakat terbawah dengan kondisi miskin ekstrem, sedangkan Desil 10 merupakan puncak dari skala pemeringkatan tersebut yang menggambarkan tingkat kemandirian ekonomi paling tinggi.

2. Cakupan Ekonomi Beragam (Bukan Selalu Milyarder)

Berada di kelompok Desil 10 tidak serta-merta mengindikasikan seseorang sebagai konglomerat atau bergelimang harta. 

 

Kategori ini mencakup spektrum ekonomi yang cukup luas, mulai dari kelompok masyarakat kelas menengah-atas (upper middle class), kaum profesional berpenghasilan stabil, hingga kelompok ultra-rich.

3. Bukan Target Sasaran Bantuan Sosial (Bansos)

Karena dikategorikan sebagai kelompok paling sejahtera, keluarga atau NIK yang terdata pada Desil 10 secara otomatis tidak masuk dalam daftar prioritas dan tidak berhak menerima program bansos dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun bantuan logistik reguler lainnya.

Baca Juga: Ditinggal Pemilik Cari Rongsok, Rumah di Demangan Sambi Boyolali Ludes Terbakar

4. Indikator Penilaian Komprehensif

Penetapan peringkat desil tidak semata-mata diukur dari nominal gaji bulanan atau besar pendapatan bersih. 

Dalam penjelasa di laman media sosial resminya, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, penghitungan menggunakan variabel yang lebih luas, antara lain:

Baca Juga: Santriwati Pondok Pesantren Baitul Quran Sragen Hilang Usai Kunjungi Mal di Solo

Bagaimana Jika Data Desil Tidak Sesuai Realita?

Bagi masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tergolong kurang mampu namun justru terdata masuk ke desil tinggi (seperti Desil 8, 9, atau 10), pemerintah membuka mekanisme pengajuan sanggah atau perbaikan data.

Masyarakat dapat mengajukan permohonan pembaruan data kesejahteraan sosial secara mandiri melalui Aplikasi Cek Bansos pada fitur Usul Sanggah.

 

Atau bisa melapor langsung ke dinas sosial/kantor kelurahan setempat untuk dilakukan verifikasi dan validasi ulang (verval) petugas di lapangan.

Editor : Syahaamah Fikria
desil 10 dtsen-form.bps.go.id Cara cek desil konglomerat Desil