Duduk di Upacara Istana Tak Bisa Sembarangan, Ada Aturan Protokol

Kabun Triyatno • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 13:19 WIB
Kemerdekaan RI.
Kemerdekaan RI.

RADARSOLO.COM - Pernah bertanya-tanya mengapa tamu undangan dalam upacara kenegaraan di Istana tidak bisa memilih tempat duduk sesuka hati? Penempatan kursi ternyata memiliki aturan tersendiri.

Dalam acara kenegaraan, posisi tamu diatur melalui protokol. Penempatan tersebut tidak hanya mempertimbangkan kenyamanan, tetapi juga kedudukan, jabatan, serta status masing-masing tamu.

Aturan mengenai keprotokolan di Indonesia tertuang dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan. Salah satu ruang lingkupnya mencakup tata tempat, yakni pengaturan posisi seseorang dalam suatu acara berdasarkan jabatan atau kedudukannya.

Baca Juga: Cek Promo 17 Agustus 2026 Makanan dan Minuman: Daftar Diskon serta Syaratnya

Oleh karena itu, semakin tinggi kedudukan seseorang dalam struktur kenegaraan, penempatannya dapat berbeda dengan tamu undangan lainnya. Pengaturan tersebut menjadi bagian dari tata penghormatan dalam acara resmi negara.

Hal serupa juga berlaku dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana. Para tamu yang hadir tidak ditempatkan secara acak, melainkan telah memiliki sektor atau tempat yang ditentukan panitia dan protokol.

Namun, upacara di Istana tidak hanya dihadiri pejabat negara. Masyarakat umum juga dapat memperoleh kesempatan untuk menyaksikan langsung jalannya upacara melalui undangan yang disediakan pemerintah.

Baca Juga: 20 Link Download Twibbon HUT ke-81 Gratis Terbaru 17 Agustus 2026, Begini Cara Pasang Foto

Dengan demikian, keberadaan kursi atau sektor tertentu dalam upacara kenegaraan bukan sekadar persoalan siapa yang datang lebih dulu. Penempatan tersebut menjadi bagian dari tata protokol untuk memastikan acara berlangsung tertib sekaligus memberikan penghormatan sesuai kedudukan masing-masing tamu. (annas rohmanda purbaningrum)

Editor : Kabun Triyatno
annas rohmanda purbaningrum protokol upacara duduk istana merdeka