Penampakan Tas Chanel Iriana Jokowi saat Upacara HUT RI di Istana, Benarkah Satu-satunya di Dunia?

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:23 WIB
Tas Chanel yang dikenakan Iriana Jokowi di HUT ke-81 RI. (Threads @athenathalia)
Tas Chanel yang dikenakan Iriana Jokowi di HUT ke-81 RI. (Threads @athenathalia)

 

RADARSOLO.COM - Kehadiran Ibu Negara ke-7 RI, Iriana Jokowi, pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026) lalu, sukses menyedot perhatian publik. 

Dampingi Joko Widodo, tampilan Iriana terbilang sangat anggun dengan paduan kebaya tunik putih berhias bordir merah serta bawahan kain batik yang terkesan clean dan klasik.

Namun, selain gaya berbusananya yang kental dengan nuansa Merah Putih, perhatian publik justru tertuju pada aksesori mungil yang ditentengnya. 

Baca Juga: Kenapa Keraton Solo Punya Alun-Alun Lor dan Kidul? Ternyata Fungsinya Berbeda

Sebuah tas tangan merek Chanel bertabur manik-manik dan payet yang mewah mendadak jadi perbincangan hangat di jejaring sosial.

Detail Tas Chanel Manik-Manik Merah Putih yang Curi Perhatian

Tas yang dibawa Iriana bukanlah seri klasik hitam yang biasa dijumpai di toko perbelanjaan. 

Tas tersebut merupakan varian Mini Flap Bag dari koleksi terbatas Chanel Métiers d’Art 2024 (Pre-Fall 2024).

Baca Juga: Respons Keluhan Warga yang Masuk Desil 10, Begini Paparan BPS Wonogiri

Koleksi Métiers d’Art sendiri dikenal sebagai lini mahakarya Chanel yang secara khusus menonjolkan tingkat kerajinan tangan (craftsmanship) tinggi dan detail bordir rumit. 

Tas mungil yang dibawa Iriana mengusung motif ornamen unik bertema High Tea atau Tea Party.

 

Menariknya, di antara taburan payet dan bunga-bunga dekoratif pada tas tersebut, terselip komposisi warna merah dan putih. 

Paduan warna ini sangat padu dengan tema kemerdekaan, sehingga tas mewah tersebut tampak seperti statement piece yang mempercantik kebayanya.

Sempat Diisukan "Hanya Ada Satu di Dunia"

Sorotan publik semakin tajam usai personal shopper sekaligus pembuat konten mode, Athena Thalia, mengulas tas tersebut di media sosial.

Baca Juga: Penertiban PKL Liar di Jalan Veteran Sragen Disorot, Satpol PP Buka Suara

Ia membeberkan bahwa tas model ini tergolong collector's piece yang sangat langka dan telah habis terjual di pasar Eropa. 

Athena bahkan sempat mengklaim tas tersebut sebagai "the only one in the world" atau satu-satunya yang tersisa di dunia setelah dirinya melacak ketersediaan barang ke markas Chanel di Amerika Serikat.

Soal taksiran harga, tas ini diperkirakan berbanderol sekitar USD 25.000 atau setara Rp450 juta. 

Baca Juga: Sekaten Dimulai, Dua Gamelan Pusaka Ditabuh di Tengah Kisruh Keraton

Apabila dihitung bersama komponen pajak dan biaya masuk ke Indonesia, nilainya ditaksir bisa menyentuh angka Rp800 juta.

 

 

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Influencer

Gara-gara narasi "tas satu-satunya di dunia" berkembang liar dan memicu ragam spekulasi di kalangan netizen, Athena Thalia akhirnya memberikan pernyataan klarifikasi melalui akun Threads miliknya.

Ia mengakui ada kekeliruan diksi dalam konten yang diunggahnya. 

Istilah yang lebih tepat untuk menggambarkan kondisi tas tersebut bukanlah satu-satunya di dunia, melainkan "the last one available" atau unit terakhir yang masih tersedia saat ia mencari di sistem retail resmi.

"Saya melakukan kesalahan dan bertanggung jawab sepenuhnya atas hal tersebut," tulis Athena.

Guna mencegah kesalahpahaman berkepanjangan, Athena memilih menghapus konten unggahan lamanya. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada publik yang telah memberikan masukan dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran penting untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi fashion di ruang publik.

Editor : Syahaamah Fikria
HUT Ke-81 RI chanel iriana jokowi tas