Inklusif Bagi Disabilitas, Job Fair Hari Jadi ke-81 Jateng Sediakan 4.817 Lowongan Kerja

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:14 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berdialog dengan pencari kerja pada Job Fair di halaman Kantor Disnakertrans Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). (PEMPROV JATENG)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi berdialog dengan pencari kerja pada Job Fair di halaman Kantor Disnakertrans Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). (PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM-Sebanyak 4.817 lowongan pekerjaan ditawarkan dalam perhelatan bursa kerja (Job Fair) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah pada 20-21 Agustus 2026 ini dipadati ribuan pencari kerja sejak hari pertama.

Merujuk data panitia, tercatat sedikitnya 5.800 pencari kerja telah mendaftarkan diri secara daring melalui aplikasi milik Disnakertrans Jawa Tengah sebelum menyambangi lokasi.

Baca Juga: Hari Jadi Ke-81, Pemprov Jateng Andalkan Pemuda Untuk Entaskan Kemiskinan

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Ahmad Aziz menjelaskan, gelaran bursa kerja tatap muka masih menjadi pilihan favorit masyarakat meskipun informasi lowongan dapat diakses secara online melalui platform Ayo Kerjo selama 24 jam.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” ujar Ahmad Aziz, Kamis (20/8/2026).

Ajang ini diikuti oleh 40 perusahaan yang menempati stan pameran. Ditambah partisipasi PT Kawasan Industri Kendal yang membawa 8 perusahaan mitra, sehingga total terdapat 48 perusahaan yang membuka peluang karir.

Sektor industri yang terlibat mencakup manufaktur, agrikultur, kesehatan, keuangan, pariwisata, hingga ritel.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai bahwa bursa kerja ini menjadi sarana vital yang mempertemukan kebutuhan kualifikasi perusahaan dengan para pencari kerja secara profesional.

“Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya. Namun, yang terpenting adalah profesional,” tegas Ahmad Luthfi.

Baca Juga: Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jateng, Ratusan Produk UMKM Penuhi Halaman Kantor Gubernur di Semarang

Nilai tambah dari perhelatan Job Fair tahun ini adalah konsepnya yang inklusif.

Sejumlah formasi pekerjaan telah dikurasi secara khusus agar dapat dilamar oleh kelompok penyandang disabilitas.

Sifa, seorang pencari kerja tuli asal Jawa Barat mengaku sengaja datang langsung ke Semarang setelah mendapatkan informasi acara melalui media sosial.

Ia telah menyerahkan berkas lamaran ke tiga perusahaan.

“Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas. Saya berharap acara ini bisa mendukung teman-teman disabilitas serta memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan bagi mereka,” beber Sifa.

Baca Juga: Gandeng Australia dan Bali, Pemprov Jateng Bagikan 181 Kursi Roda Adaptif untuk Anak Disabilitas

Dukungan terhadap pekerja disabilitas salah satunya datang dari PT JSCorp, perusahaan manufaktur asal Boyolali.

Perwakilan perusahaan, Ika, mengungkapkan pihaknya membuka sekitar 300 lowongan operator sewing, staf, hingga quality control, dengan menyediakan porsi bagi pelamar disabilitas.

Langkah perluasan kesempatan kerja ini mendesak dilakukan Pemprov Jateng guna mengimbangi lonjakan angkatan kerja di Jawa Tengah yang mencapai 22,33 juta orang per Februari 2026.

Di sisi lain, realisasi investasi Jawa Tengah pada Semester I 2026 yang menembus Rp59,94 triliun tercatat telah menyerap hingga 213.217 tenaga kerja. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Pemprov Jateng
Hari Jadi Ke-81 Jateng disabilitas lowongan kerja Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Job Fair