Dorong Keuangan Inklusif, Penerbitan Social Bond BRI Sabet Anugerah Utama IDX Channel ESG 2026

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:18 WIB
Pembiayaan mikro KUPEDES berkontribusi langsung menciptakan 59.091 lapangan kerja di sektor UMKM, yang sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 1, SDG 2, dan SDG 8). (DOK.BRI)
Pembiayaan mikro KUPEDES berkontribusi langsung menciptakan 59.091 lapangan kerja di sektor UMKM, yang sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 1, SDG 2, dan SDG 8). (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sukses meraih penghargaan Anugerah Utama dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 atas inisiatif Penerbitan Social Bond 2025: Mendorong Keuangan Inklusif Berkelanjutan. Penghargaan tersebut diserahkan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Ajang penghargaan tahunan bertema Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value ini memberikan apresiasi kepada 30 perusahaan dari 11 sektor atas konsistensi penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Penilaian didasarkan pada lima aspek utama: strategy and policy, leadership commitment, ESG performance, stakeholder participation, serta ESG reporting.

Baca Juga: Jaring Talenta Sepak Bola Usia Dini, BRI Youth Champions League 2026 Gaet BARCA Academy

Penerbitan Social Bond BRI menjadi wujud nyata pemanfaatan pasar modal untuk menghimpun dana pendanaan sosial (Social Finance Framework).

Seluruh alokasi dana ditujukan khusus untuk mendanai (financing) maupun membiayai kembali (refinancing) kelompok prasejahtera, masyarakat yang minim akses layanan esensial, kaum perempuan, dan kelompok rentan lainnya.

Kerangka kerja obligasi sosial BRI disusun berdasarkan standar Social Bond Principles ICMA, Social Loan Principles, POJK Nomor 51/POJK.03/2017, POJK Nomor 18 Tahun 2023, serta Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Instrumen Social Bond BRI mengantongi peringkat idAAA (Triple A) dari PEFINDO dan mencatatkan oversubscribed permintaan investor 1,31 kali dari target.

Pada tahun 2026, BRI melanjutkan komitmennya dengan kembali menerbitkan Social Bond senilai Rp5 triliun.

Berdasarkan laporan dampak Social Bond tahun 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BRI memberikan akses pinjaman perbankan perdana kepada 44.694 nasabah serta memperluas akses bisnis bagi 23.422 nasabah.

Baca Juga: Dari Usaha Rumahan, Keripik Pisang Visang Binaan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Selain itu, pembiayaan mikro KUPEDES berkontribusi langsung menciptakan 59.091 lapangan kerja di sektor UMKM, yang sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 1, SDG 2, dan SDG 8).

Direktur Legal and Compliance BRI Mahdi Yusuf menegaskan, penghargaan ini menjadi dorongan moral bagi perseroan untuk terus memperbesar dampak sosial instrumen pendanaannya.

“Melalui Social Bond, BRI memperluas akses layanan keuangan, memperkuat usaha masyarakat, dan mendukung penciptaan lapangan kerja," jelas Mahdi. 

"Penghargaan ini semakin menguatkan komitmen kami untuk memastikan setiap instrumen pendanaan berkelanjutan dapat menghasilkan manfaat yang nyata, terukur, dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Baca Juga: Borong 3 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2026, BRI Perkuat Kepemimpinan Layanan Transaction Banking

Sementara itu, CEO IDX Channel, Syafril Nasution, berharap apresiasi ini mampu memacu korporasi nasional untuk makin berani melahirkan inovasi berbasis tata kelola berkelanjutan.

"Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pemicu bagi semakin banyak perusahaan untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan, transparansi, tata kelola, dan inovasi," kata Syafril Nasution. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
BRI ESG BBRI Sustainable Finance