RADARSOLO.COM - Laju bursa calon pimpinan jelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung mulai Kamis, 27 Agustus 2026, kian menghangat.
Di tengah riuk pikuk kontestasi tersebut, publik mendadak dihebohkan oleh desas-desus yang menyebut Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajukan pengunduran diri dari Kabinet.
Isu yang beredar liar di jagat maya itu mengklaim bahwa langkah mundur tersebut diambil Nasaruddin agar bisa fokus berlaga dalam bursa pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Baca Juga: Alasan Warga Jepara Susul AMPB Ikut Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Nekat Naik Mobil Pribadi
Lantas, apakah kabar pengunduran diri Menteri Agama ini benar adanya atau sekadar angin lalu di tengah panasnya atmosfer Muktamar?
Kemenag Tegaskan Isu Pengunduran Diri Hoaks
Merespons kabar burung yang kian meluas, Kementerian Agama (Kemenag) bergerak cepat memberikan klarifikasi resmi.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar memastikan bahwa narasi pengunduran diri Menag Nasaruddin Umar adalah berita bohong alias hoaks.
Baca Juga: Kronologi Rumah Sopir Bus Demo Warga Pati Diteror Tembakan Jelang Aksi 27 Agustus, Siapa Pelakunya?
“Hoaks. Tidak benar Prof Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” tegas Thobib Al Asyhar, Rabu (26/8/2026).
Thobib menjelaskan, narasi yang sempat diangkat oleh salah satu media online tersebut dikembangkan dari klaim sumber anonim yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Spekulasi mengenai adanya penyerahan surat pengunduran diri ke pihak Istana hingga klaim persetujuan dari Presiden dinilai sama sekali tidak memiliki dasar faktual.
Pihak Kemenag memastikan bahwa Nasaruddin Umar hingga saat ini tetap menjalankan tugas-tugas konstitusionalnya sebagai Menteri Agama secara penuh.
Panasnya Bursa Calon Ketum di Muktamar NU 2026
Beredarnya isu mundurnya Menag tak lepas dari tingginya tensi politik organisasi jelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Baca Juga: Geger Isu Demo Warga Pati 27 Agustus 2026 Batal, AMPB Buka Suara: Rombongan 4 Bus Dicegat Polisi
Ajang musyawarah tertinggi warga nahdliyin ini memang menjadi magnet perhatian publik secara nasional.
Dari sekitar 15 nama tokoh besar yang sempat berseliweran di media sosial, peta persaingan kini semakin memadat.
Di mana bursa calon Ketum PBNU telah mengerucut menjadi delapan figur utama.
Kedelapan kandidat itu, yakni Abdul Hakim Mahfudz, Zulfa Mustofa, Yusuf Chudlori, Abdussalam Shohib, Nasaruddin Umar, Abdul Ghaffar Rozin, Imam Jazuli, dan Yahya Cholil Staquf.
Editor : Syahaamah Fikria