Mengapa WhatsApp Botok AMPB Pati Terblokir Jelang Demo di DPR? Begini Jawaban Meta dan Komdigi

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:46 WIB
Rekam Jejak Botok dan AMPB, Aktivis Pati Vokal yang Kini Serukan Perlawanan Korupsi (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
Supriyono alias Botok mengaku akun Whatspp-nya terblokir. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

RADARSOLO.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama pihak Meta akhirnya mengungkap penyebab terblokirnya akun WhatsApp milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Mas Botok. 

Dalam pertemuan di Kantor Komdigi pada Rabu (26/8/2026), pihak Meta (selaku induk perusahaan WhatsApp) menegaskan, terblokirnya akun milik Botok murni dipicu oleh gangguan teknis global pada sistem deteksi otomatis.

Bukan bentuk peretasan atau penargetan khusus terhadap tokoh lokal di Indonesia.

Baca Juga: Alasan Warga Jepara Susul AMPB Ikut Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Nekat Naik Mobil Pribadi

Kepala Kebijakan WhatsApp untuk Asia Pasifik Esther Samboh membeberkan bahwa penonaktifan akun tersebut merupakan dampak dari kesalahan algoritma (system error) yang terjadi secara serentak di berbagai negara.

"Informasi yang penting adalah hal ini terjadi secara global. Jadi bukan, tidak ada upaya secara terkoordinasi untuk Indonesia," tegas Esther.

Esther menguraikan, WhatsApp rutin memanfaatkan sistem otomatis untuk menyaring akun-akun yang terindikasi melanggar ketentuan layanan.

Baca Juga: Kronologi Rumah Sopir Bus Demo Warga Pati Diteror Tembakan Jelang Aksi 27 Agustus, Siapa Pelakunya? 

Namun, karena sistem perpesanan ini menerapkan enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encryption), indikator keamanan sempat keliru membaca pola aktivitas normal pengguna sebagai pelanggaran.

Sebelumnya, Komdigi mengaku menerima banyak laporan terkait akun WhatsApp yang terblokir. Hingga kemudian memanggil dan meminta penjelasan terhadap Meta.

"Dalam posisi kami di regulator tidak mengetahui secara spesifik (posisi akun individu), namun kami memanggil tim dari Meta untuk memastikan pemulihan dan penjelasannya transparan," jelas Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar .

 

Kronologi Teror Digital yang Dialami Botok Jelang Aksi

Sebelum adanya klarifikasi dari Meta dan Komdigi, tumbangnya akun WhatsApp pribadi Botok beberapa hari jelang aksi demo di depan Gedung DPR RI, sempat memicu spekulasi liar di tengah publik mengenai dugaan pembungkaman gerakan.

Pasalnya, gangguan WhatsApp tersebut melengkapi deretan tekanan teknis lain yang dialami sang koordinator aksi sejak tiba di Jakarta.

Mulai dari akses akun media sosial TikTok miliknya mendadak hilang beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga: Benarkah Nasaruddin Umar Mundur dari Kursi Menteri Agama Jelang Muktamar NU? Cek Fakta dari Kemenag

Kemudian rekening donasi untuk operasional aksi sekitar Rp80,9 juta yang diblokir Bank Mandiri atas perintah aparat penegak hukum. 

Di mana belakangan pihak kepolisian mengklarifikasi jika yang dilakukan bank adalah pembatasan transaksi sementara.

Langkah Pemulihan Akun Lewat Fitur Banding Resmi

Meta memastikan proses pemulihan (mitigasi) terhadap akun-akun yang salah terdeteksi sistem tengah berjalan secara bertahap. 

Baca Juga: Pemkab Karanganyar Perketat Validasi Penerima Bansos, Terlibat Judol Bakal Dicoret

Bagi masyarakat atau aktivis yang masih mengalami kendala serupa, WhatsApp menyarankan langkah pemulihan.

 

Tim internal WhatsApp menjanjikan peninjauan ulang permohonan banding akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam untuk memulihkan akses pengguna.

Editor : Syahaamah Fikria
botok blokir whatsapp komdigi meta