Demo 27 Agustus 2026: Cek Daftar Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif Agar Tak Terjebak Macet

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:26 WIB
Ilustrasi massa aksi demo di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Ilustrasi massa aksi demo di Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

RADARSOLO.COM - Menghadapi aksi demo pada Kamis, 27 Agustus 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama aparat kepolisian menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kemacetan parah. 

Pengaturan arus difokuskan di dua kawasan vital pusat pemerintahan, yakni Kompleks Parlemen DPR/MPR RI (Senayan) serta area Istana Negara.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menjelaskan, seluruh skema pengalihan arus lalu lintas di lapangan bersifat situasional. 

Baca Juga: Ini Kata Puan Maharani Jelang Demo 27 Agustus Besok, Apakah Pimpinan DPR RI Bakal Temui Massa Aksi?

Sebanyak 120 personel lapangan diterjunkan dan dibagi menjadi dua waktu kerja. Yakni pukul 07.00–13.00 WIB dan pukul 13.00–19.00 WIB. 

Hal ini guna memastikan arus kendaraan tetap mengalir.

“Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional, mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan,” papar Budi.

Lantas, ruas mana saja yang berpotensi ditutup dan ke mana rute alternatif yang bisa dilintasi pengendara?

Baca Juga: Mengapa WhatsApp Botok AMPB Pati Terblokir Jelang Demo di DPR? Begini Jawaban Meta dan Komdigi

Skenario Pengalihan Arus Kawasan DPR/MPR RI (Senayan)

Fokus penanganan utama berada di Jalan Letjen S. Parman sisi selatan (arah Semanggi menuju Simpang Slipi) serta Jalan Jenderal Gatot Subroto.

 

Jika kepadatan massa meningkat, skema pengalihan rute akan langsung dieksekusi:

Dari Arah Cawang ke Slipi/Tomang: Kendaraan dialihkan memutar via Jalan Jenderal Gatot Subroto – Jalan Jenderal Sudirman – Jalan Sisingamangaraja – Jalan Asia Afrika – Jalan Patal Senayan.

Dari Arah Tomang ke Cawang: Arus dialihkan melintasi Jalan Tomang Raya – Jalan Balikpapan – Jalan Suryopranoto – Jalan Ir. H. Juanda.

Dari Arah Blok M ke Tomang: Pengendara diarahkan melintasi Jalan Sisingamangaraja – Jalan Asia Afrika – Jalan Patal Senayan, atau mengoptimalkan Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.

Baca Juga: Benarkah Nasaruddin Umar Mundur dari Kursi Menteri Agama Jelang Muktamar NU? Cek Fakta dari Kemenag

Skenario Pengalihan Arus Kawasan Istana Negara dan Medan Merdeka

Beberapa titik rawan imbas aksi di sekitar Istana meliputi Jalan M.H. Thamrin, Medan Merdeka Barat, KH Wahid Hasyim, Kebon Sirih, hingga Budi Kemuliaan:

Dari Tugu Tani ke Tanah Abang: Arus dialihkan via Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Veteran – Jalan Cideng Timur.

Dari Tanah Abang ke Pulogadung: Pengendara dapat mengambil jalur Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit – Jalan Ir. H. Juanda.

Dari Senayan ke Arah Kota: Dialihkan melintasi Jalan KH Mas Mansyur – Jalan Cideng Barat – Jalan Cideng Timur – Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit.

 

Dari Harmoni ke Arah Senayan: Rute memutar disiapkan via Jalan Ir. H. Juanda – Jalan Pos – Jalan Lapangan Banteng Utara – Jalan Pejambon – Jalan Tugu Tani – Jalan H.R. Rasuna Said.

Titik Bersiaga Petugas dan Armada Derek

Untuk memastikan persimpangan kunci tidak terkunci total, Dishub DKI menyiagakan petugas di 10 titik krusial.

Yakni di Simpang Senayan (arah Bundaran Senayan), depan FX Sudirman, lampu merah (TL) Fairmont, kawasan Patal Senayan dan Pintu 10 GBK.

Baca Juga: Alasan Warga Jepara Susul AMPB Ikut Demo 27 Agustus 2026 di Jakarta, Nekat Naik Mobil Pribadi

Kemudian di area Hotel Mulia dan Simpang Palmerah serta sekitar Masjid Babah Alun &dan Jalur Bawah/Kolong Ladokgi.

Selain itu, empat unit mobil derek disiagakan di Pintu 10 GBK, Kolong Flyover Ladokgi, Hotel Mulia, dan FX Sudirman untuk menindak cepat kendaraan yang mogok atau mengalami hambatan di tengah rute rekayasa. 

Pengendara dianjurkan memanfaatkan moda transportasi publik berbasis rel seperti MRT, LRT, maupun KRL guna menghindari potensi keterlambatan.

Editor : Syahaamah Fikria
27 agustus 2026 gedung dpr rekayasa lalu lintas demo jalur alternatif