Detik-detik Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Masih Siaga

Nur Pramudito • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:15 WIB
 
Detik-detik Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Masih Siaga
Detik-detik Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer, Status Masih Siaga
RADARSOLO.COM – Detik-detik aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali terjadi pada Jumat (28/8/2026) malam.

Gunung yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut mengeluarkan Awan Panas guguran.

Peristiwa tersebut tercatat terjadi pada pukul 21.22 WIB. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran meluncur sejauh 2 Kilometer dari puncak Gunung Merapi.

"Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi Jumat, 28/08/2026 pukul 21.22 WIB," demikian keterangan BPPTKG.

Awan panas tersebut bergerak menuju arah barat daya atau kawasan hulu Kali Sat/Putih.

BPPTKG mencatat amplitudo maksimum mencapai 87,74 mm dengan durasi kejadian selama 116,97 detik.

Peristiwa ini menjadi salah satu bentuk aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang masih berlangsung.

Kendati demikian, status Gunung Merapi hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan Gunung Merapi diminta tetap waspada.

BPPTKG mengingatkan warga untuk tidak mendekati daerah yang berpotensi terdampak serta menjauhi alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

Potensi Bahaya Gunung Merapi

Dalam status Level III atau Siaga, Gunung Merapi masih memiliki potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas.

Pada sektor selatan-barat daya, bahaya dapat mengarah ke Sungai Boyong dengan jarak maksimal 5 kilometer.

Sementara itu, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng memiliki potensi terdampak hingga jarak maksimal 7 kilometer.

Adapun di sektor tenggara, potensi bahaya awan panas dan guguran lava dapat mencapai Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer serta Sungai Gendol hingga 5 kilometer.

Selain guguran lava dan awan panas, potensi bahaya lain juga perlu diwaspadai apabila terjadi Erupsi eksplosif.

Dalam kondisi tersebut, lontaran material vulkanik diperkirakan dapat menjangkau radius hingga 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

BPPTKG mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti informasi dan rekomendasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi serta tidak melakukan aktivitas di wilayah yang masuk kawasan rawan bencana.

Editor : Nur Pramudito
Sumber : BPPTKG
BPPTKG gunung merapi merapi yogyakarta erupsi