RADARSOLO.COM - Masyarakat kini bisa melakukan Cek Desil Bansos secara online melalui Data DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Layanan ini disediakan pemerintah agar warga mengetahui posisi desil keluarganya yang menjadi salah satu acuan dalam penyusunan berbagai program bantuan sosial.
Data DTSEN dikelola Badan Pusat Statistik (BPS) dan dimanfaatkan bersama Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai basis data sosial ekonomi masyarakat Indonesia.
Meski demikian, hasil Cek Desil Bansos tidak otomatis menentukan seseorang menjadi penerima bantuan seperti PKH atau BPNT.
Selain mengecek status, masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan Data DTSEN apabila kondisi sosial ekonomi keluarga telah berubah.
Cara Cek Desil Bansos Melalui Data DTSEN dan Kemensos
Ada dua kanal resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk melakukan Cek Desil Bansos, yakni situs Kemensos dan laman Data DTSEN milik BPS.
1. Cek Desil Bansos lewat Kemensos
Langkah-langkahnya cukup mudah:
-
Buka laman Cek Bansos Kemensos melalui browser.
-
Masukkan NIK sesuai KTP.
-
Isi kode captcha yang muncul.
-
Klik menu Cek Data.
-
Sistem akan menampilkan informasi status data sosial, termasuk posisi desil keluarga dalam Data DTSEN.
2. Cek Desil melalui Data DTSEN BPS
Masyarakat juga bisa mengecek desil melalui kanal resmi BPS dengan tahapan berikut:
-
Buka laman Data DTSEN BPS.
-
Masukkan NIK.
-
Isi captcha.
-
Pilih menu Cek Desil.
-
Masukkan tanggal lahir.
-
Isi captcha kembali.
-
Klik Cek Data untuk melihat hasilnya.
Apa Itu Desil dalam Data DTSEN?
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga dalam Data DTSEN. Seluruh keluarga dibagi ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi.
-
Desil 1 menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah.
-
Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa desil menunjukkan posisi relatif sebuah keluarga dibandingkan keluarga lain berdasarkan berbagai indikator sosial ekonomi.
Artinya, keluarga yang berada pada desil yang sama belum tentu memiliki pendapatan, aset, maupun kondisi ekonomi yang identik karena penilaian dilakukan menggunakan banyak variabel.
Kapan Data DTSEN Perlu Diperbarui?
Masyarakat disarankan memperbarui Data DTSEN apabila informasi yang tercatat sudah tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Beberapa kondisi yang menjadi alasan melakukan pembaruan antara lain:
-
Pendapatan keluarga berubah.
-
Pekerjaan atau sumber penghasilan berganti.
-
Jumlah anggota keluarga bertambah atau berkurang.
-
Kondisi rumah berubah.
-
Terjadi penurunan ekonomi atau perubahan sosial ekonomi lainnya.
-
Data keluarga yang tersimpan sudah tidak akurat.
Perlu dipahami, perubahan satu faktor saja belum tentu mengubah hasil Cek Desil Bansos karena sistem menghitung berbagai indikator secara bersamaan.
Cara Memperbarui Data DTSEN Secara Online
Pembaruan Data DTSEN dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos.
Ikuti langkah berikut:
-
Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store.
-
Buat akun jika belum memiliki.
-
Login ke aplikasi.
-
Pilih menu Usulkan Pembaruan.
-
Lengkapi seluruh data sesuai kondisi terbaru.
-
Unggah dokumen pendukung jika diminta.
-
Kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi.
Selain aplikasi, pembaruan juga tersedia melalui laman Data DTSEN BPS.
Sebelum mengisi formulir, siapkan:
-
NIK.
-
Nomor Kartu Keluarga (KK).
-
Tanggal lahir.
-
Nama lengkap.
-
Kode captcha.
Pengguna juga harus memberikan persetujuan terkait pemrosesan data pribadi sebelum melanjutkan pembaruan.
Dokumen Pendukung Pembaruan Data DTSEN
Dalam proses pemutakhiran, masyarakat mungkin diminta melengkapi sejumlah dokumen pendukung, seperti:
-
Surat keterangan dari kepala desa atau lurah.
-
KTP dan Kartu Keluarga.
-
Nomor pelanggan PLN atau nomor meteran listrik.
-
Foto bagian depan rumah.
-
Foto ruang tamu yang memperlihatkan kondisi lantai dan dinding.
-
Foto kamar mandi.
-
Titik koordinat lokasi rumah.
-
NISN atau nomor induk mahasiswa bagi anggota keluarga yang masih menempuh pendidikan.
Seluruh informasi harus sesuai kondisi sebenarnya karena masyarakat tidak dapat memilih sendiri ingin masuk ke desil tertentu dalam Data DTSEN.
Apakah Data DTSEN Langsung Berubah Setelah Diperbarui?
Jawabannya tidak. Setelah pengajuan pembaruan dilakukan, Data DTSEN akan melalui proses verifikasi dan validasi oleh kementerian serta pemerintah daerah.
Selanjutnya, BPS melakukan pemeringkatan ulang secara berkala untuk menentukan posisi desil terbaru.
Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati menjelaskan bahwa perubahan desil baru dilakukan setelah seluruh tahapan verifikasi selesai.
Contohnya terjadi pada Timbul, seorang tukang becak asal Kulon Progo. Setelah melakukan pemutakhiran Data DTSEN, posisi desilnya berubah dari desil 9 menjadi desil 3 sesuai kondisi ekonomi yang telah diverifikasi.
Perubahan Desil Tidak Otomatis Mendapat Bansos
Hasil Cek Desil Bansos maupun perubahan Data DTSEN bukan jaminan seseorang langsung menerima bantuan sosial.
Pemerintah tetap menggunakan kriteria khusus untuk setiap program, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penyaluran bantuan dilakukan setelah proses pemadanan data sesuai ketentuan masing-masing program.
Karena itu, meskipun posisi desil berubah setelah pembaruan Data DTSEN, status penerima bansos tetap ditentukan berdasarkan mekanisme pemerintah.
Data DTSEN Terus Dimutakhirkan
BPS terus melakukan pembaruan Data DTSEN melalui berbagai sumber, mulai dari data administrasi, sensus, survei, pembaruan kementerian dan pemerintah daerah, hingga hasil pengecekan lapangan serta laporan masyarakat.
Hingga triwulan III 2026, Data DTSEN telah mencakup sekitar 290,13 juta data individu dan 95,98 juta data keluarga di seluruh Indonesia.
BPS mengimbau masyarakat aktif melakukan Cek Desil Bansos dan memperbarui Data DTSEN apabila terdapat perubahan kondisi keluarga agar data sosial ekonomi pemerintah semakin akurat dan tepat sasaran.
Editor : Nur PramuditoSumber : cekbansos.kemensos.go.id