RADARSOLO.COM - Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Barat V, drh Mirjawal, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PDHI pada Kongres PDHI yang akan digelar pada pertengahan Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Mirjawal di tengah kegiatan pelayanan masyarakat berupa sterilisasi dan vaksinasi hewan yang digelar secara gratis di Bekasi, Sabtu (29/8/2026).
Sebanyak 150 kucing menjadi sasaran sterilisasi dengan melibatkan 40 dokter hewan.
Baca Juga: Cek Bansos Apa Saja yang Cair September 2026? Cukup Ketik NIK KTP di cekbansos.kemensos.go.id
Dalam sambutannya, Mirjawal menyampaikan, keputusannya maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI tidak terlepas dari komitmen untuk membawa organisasi profesi dokter hewan semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.
“Saya menyatakan siap untuk maju dalam kontestasi Ketua Umum PB PDHI pada Kongres PDHI Oktober mendatang. Saya memilih menyampaikan kesiapan ini di tengah masyarakat karena bagi saya, PDHI harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat dan memberikan dampak yang nyata,” kata Mirjawal.
Menurut Mirjawal, organisasi profesi tidak cukup hanya hadir dalam ruang-ruang internal organisasi, tetapi juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Ivan Gunawan Bawa Sekar Jagad Vijaya untuk Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026
Khususnya dalam isu kesehatan hewan, kesejahteraan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
“PDHI akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin PDHI hadir, bekerja, dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Mirjawal juga memohon doa dan restu kepada masyarakat serta seluruh insan veteriner atas langkahnya untuk mengikuti kontestasi Ketua Umum PB PDHI.
“Saya mohon doa dan restu. Ini adalah sebuah ikhtiar untuk memberikan pengabdian yang lebih luas. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bersama-sama membawa PDHI menjadi organisasi yang semakin hadir, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin memberikan dampak,” katanya.
Dapat Dukungan dari DKPPP Kota Bekasi
Kesiapan Mirjawal untuk maju dalam kontestasi tingkat nasional tersebut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), drh Satia Sriwijayanti Anggraini, MM, yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga: Hasil Juara dan Topskor Piala Soeratin Jateng 2026: Terang Bangsa, Safin Pati, PSCS Angkat Trofi
Dalam sambutannya, Satia menyampaikan apresiasi kepada PDHI Jawa Barat V atas kontribusinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyampaikan dukungan dan doa untuk langkah Mirjawal menuju kontestasi Ketua Umum PB PDHI.
“Terima kasih sekali lagi kepada PDHI Jabar V yang telah bersama-sama hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita doakan bersama agar Ketua PDHI Jabar V, drh Mirjawal, kelak dapat terpilih menjadi Ketua Umum PDHI tingkat nasional,” ujar Satia.
“Semoga doa dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian dapat mewujudkan cita-cita drh Mirjawal dan membawa PDHI berjaya di tingkat nasional. Aamiin,” lanjutnya.
Baca Juga: Daftar Harga Motor Matic Honda BeAT dan Vario Terbaru 2026, Mana yang Pas Buat Harian?
Dukungan tersebut disampaikan dalam suasana kegiatan pelayanan masyarakat yang menjadi salah satu bentuk kolaborasi PDHI Jawa Barat V dan Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Sterilisasi untuk Pengendalian Populasi
Kegiatan pelayanan masyarakat tersebut merupakan agenda rutin tahunan PDHI Jawa Barat V bersama Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP).
Selain sterilisasi, kegiatan juga mencakup vaksinasi rabies dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan serta pemeliharaan hewan.
Mirjawal mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengendalian populasi.
“Pertama, ini adalah program pengendalian populasi. Sterilisasi merupakan metode yang paling baik digunakan untuk kontrol populasi,” kata Mirjawal.
Baca Juga: NPC Indonesia Tegaskan Tak Telantarkan Atlet Tuli, Jalur Pembinaan Berbeda
Menurut Mirjawal, populasi yang lebih terkelola juga mendukung upaya pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
“Kalau kontrol populasi berjalan, penyakit zoonosis juga akan lebih terkontrol. Salah satu yang paling berbahaya dan sering dibicarakan adalah rabies,” ujarnya.
Ke depan, program serupa direncanakan menyasar kucing tidak berpemilik yang banyak ditemukan di pasar, jalan, maupun ruang publik.
Baca Juga: Lawan AI dengan Akar Budaya, Kearifan Nusantara Bakal Masuk Pelajaran Sekolah di Solo
PDHI Jawa Barat V dan Pemkot Bekasi berencana melibatkan komunitas dalam pelaksanaannya.
Bagi Yudi, warga Bekasi yang memelihara tiga kucing, program sterilisasi gratis tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya pemilik hewan yang terkendala biaya.
“Benar-benar membantu untuk para pecinta kucing yang memang ada masalah di biaya yang lumayan,” kata Yudi.
Bagi Yudi, sterilisasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemilik agar jumlah hewan yang dipelihara tetap sesuai dengan kemampuan untuk merawatnya.
“Jangan sampai kucing beranak-pinak terus nggak bisa kita rawat,” ujarnya.
Editor : Syahaamah Fikria