RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian program pendampingan, pelatihan, serta pembukaan akses pasar yang lebih luas.
Konsistensi BRI dalam mendorong UMKM menembus pasar internasional mendapatkan apresiasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perdagangan Kementerian Perdagangan melalui Penghargaan Niaga Werdhitama kategori Industry Trade Development Partner.
Baca Juga: Perkuat Hubungan Industrial Harmonis, BRI dan Serikat Pekerja Resmi Penandatanganan PKB 2026–2028
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Pemberian penghargaan ini didasarkan atas kontribusi dan kemitraan BRI dalam pengembangan SDM melalui kolaborasi penyelenggaraan pelatihan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, serta dukungan terhadap promosi ekspor.
Corporate Secretary BRI Dhanny yang hadir langsung menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa apresiasi ini menjadi penguat komitmen BRI dalam mendorong peningkatan kualitas UMKM. Menurutnya, pembiayaan harus diiringi dengan penguatan kemampuan usaha.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, perseroan secara berkelanjutan menjalankan inisiatif pengembangan UMKM, salah satunya melalui Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli.
"Program ini hadir untuk mendorong pelaku UMKM memahami tahapan dan strategi memulai kegiatan ekspor, sekaligus meningkatkan kesiapan produk dan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar internasional," terang Dhanny.
Edukasi Ekspor hingga Penguatan Kolaborasi
Materi dalam Program Pelatihan Ekspor mencakup riset pasar global, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, hingga strategi pengemasan dan branding produk sesuai standar internasional.
Baca Juga: BRI Jaga Pertumbuhan Kredit Tetap Sehat Lewat Prinsip Kehati-hatian dan Manajemen Risiko
Sejak digulirkan pada tahun 2024, Program Pelatihan Ekspor BRI Peduli tercatat telah mengedukasi sebanyak 120 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dhanny menggarisbawahi bahwa pengembangan kapasitas merupakan aspek krusial bagi UMKM untuk naik kelas.
Oleh sebab itu, BRI terus membuka ruang kolaborasi bersama pemerintah dan institusi strategis lainnya.
“Ke depan, BRI akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis dalam pengembangan UMKM melalui pendekatan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan kapasitas, pendampingan, hingga pembukaan akses pasar," terang Dhanny.
"Melalui kolaborasi dan program yang berkelanjutan, BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional,” pungkasnya. (wa)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : BRI