Hari Kelima Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Pemprov Jateng dan BNPB Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:07 WIB
Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan (kanan) paparkan teknis pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo, Solo saat jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/9/2026). (PEMPROV JATENG)
Kepala BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan (kanan) paparkan teknis pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo, Solo saat jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/9/2026). (PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM - Pemprov Jawa Tengah mengintensifkan upaya penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo.

Selain pengerahan armada darat dan water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) disiapkan guna mempercepat proses pemadaman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan, proses pemadaman di lokasi saat ini telah memasuki hari kelima.

Baca Juga: Tinjau Kebakaran di TPA Putri Cempo Solo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Keselamatan Warga Diprioritaskan

Seluruh opsi teknis terus dikerahkan untuk menjangkau titik api pada area yang sulit diakses melalui jalur darat.

“Segala cara digunakan, baik itu dari jalur darat maupun jalur udara," papar Bergas saat jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/9/2026). 

"Di hari pertama kita menggunakan jalur darat, dan selanjutnya kita dibantu Polda Jateng dengan menggunakan water bombing,” imbuhnya.

Sebagai langkah taktis berikutnya, Pemprov Jateng berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan OMC, yang diproyeksikan mulai beroperasi pada 9–10 September 2026.

Bergas menggarisbawahi, pemanfaatan teknologi udara tersebut krusial mengingat cakupan area kebakaran TPA Putri Cempo kali ini tercatat lebih luas dibandingkan insiden serupa pada tahun 2023.

Sebagai komparasi, penanganan kebakaran TPA Putri Cempo pada 2023 memakan waktu penyelesaian sekitar 24 hari.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Asap TPA Putri Cempo, Dokter Spesialis Paru Hingga Jiwa Diterjunkan ke Permukiman Warga

Pihak Pemprov Jateng menargetkan penanggulangan insiden tahun ini dapat tuntas dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Ia menambahkan, besarnya skala area yang terbakar menuntut pengerahan energi ekstra dari tim gabungan.

Oleh sebab itu, skema pemadaman darat dan pemborongan air via udara tetap berjalan beriringan dengan persiapan teknis OMC.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi kebakaran TPA Putri Cempo, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga: Banjir Landa Semarang, Demak, Grobogan Akibat Curah Hujan Tinggi: BPBD Jateng Kerahkan Tim dan Logistik

Luthfi menginstruksikan agar penanggulangan bencana diselesaikan secara komprehensif melalui sinergi Pemprov Jateng, Pemkot Surakarta, TNI, Polri, serta lintas instansi.

“Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus,” tegas Ahmad Luthfi.

Di samping mempercepat upaya pemadaman api, Gubernur menginstruksikan agar jaminan keselamatan dan kesehatan warga yang bermukim di sekitar kawasan TPA tetap ditempatkan sebagai prioritas tertinggi.

Pemprov Jateng juga telah menggulirkan program perlindungan dampak paparan asap dengan menyiagakan posko layanan kesehatan gratis, serta membagikan bantuan masker dan logistik bagi warga terdampak maupun petugas operasional di lapangan. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Pemprov Jateng
bpbd jateng tpa putri cempo kebakaran Operasi Modifikasi Cuaca bnpb