7 Fakta KH Ahmad Fudholi, Ulama Banten yang Wafat Usai Insiden Tol Merak Dimakamkan di Kompleks Ponpes

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 18:41 WIB
KH Ahmad Fudholi.
KH Ahmad Fudholi.

 

RADARSOLO.COM - Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kabupaten Tangerang dan Banten. Penceramah kondang sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah, KH Ahmad Fudholi, mengembuskan napas terakhirnya pada Senin (7/9/2026). 

Ulama yang dikenal luas oleh jemaah pengajian Banten ini meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Tol Tangerang-Merak.

Kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan besar bagi para santri, jemaah, hingga jajaran pejabat daerah. 

Baca Juga: Profil KH Ahmad Fudholi, Penceramah Asal Banten Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak

Berikut rangkuman fakta-fakta KH Ahmad Fudholi yang dimakamkan di kompleks ponpes usai kecelakaan:

1. Kronologi Kecelakaan Usai Isi Pengajian

Musibah kecelakaan terjadi pada Jumat (4/9/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di KM 63+800 B Tol Tangerang-Merak, kawasan Kabupaten Serang, Banten.

Kala itu, KH Ahmad Fudholi bersama sopirnya berinisial DS baru saja menyelesaikan agenda dakwah dan ziarah di wilayah Cikaduen, Kabupaten Pandeglang. 

Baca Juga: Kronologi KH Ahmad Fudoli Kecelakaan hingga Meninggal Dunia di Tol Tangerang-Merak

Mengendarai SUV Mitsubishi Pajero Sport bernomor polisi A 1199 ZZ, kendaraan yang ditumpangi melaju menuju arah Tangerang.

Namun di lokasi kejadian, mobil bergerak melebar ke bahu jalan sebelah kiri dan menghantam bagian belakang dump truck (B 9153 PYX) yang tengah berhenti akibat gangguan teknis. 

 

Benturan keras tersebut membuat bagian depan kendaraan mengalami kerusakan parah.

2. Sempat Berjuang Selama 3 Hari di Rumah Sakit

Usai benturan keras di Tol Merak, Kasat Lantas Polres Serang AKP Muhammad Hafidz mengonfirmasi almarhum dan pengemudinya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Hermina Ciruas. 

Almarhum kemudian dirujuk ke RSUD Tangerang untuk mendapat perawatan intensif. 

Baca Juga: Bahas APBD Perubahan 2026 Secara Maraton, DPRD Klaten Targetkan Rampung September 2026

Namun, setelah tiga hari berjuang, kondisi kesehatan KH Ahmad Fudholi menurun hingga dinyatakan meninggal dunia pada Senin (7/9/2026) siang.

3. Sosok Penceramah Kondang dan Menantu Ulama Besar

KH Ahmad Fudholi dikenal luas masyarakat Banten sebagai dai yang aktif mengisi berbagai majelis taklim dan pengajian. 

Selain memimpin Ponpes Al-Hijaiyyah, almarhum juga merupakan menantu dari almarhum KH Uci Turtusi (Abuya Uci), tokoh ulama legendaris pendiri ponpes di kawasan Cilongok, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Lupa Matikan Api Tungku, Rumah Lansia di Kemusu Boyolali Ludes Terbakar

 

 

4. Ungkapan Belasungkawa Tokoh dan Pejabat Daerah

Kabar wafatnya sang kiai menyedot perhatian berbagai pihak. 

Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya sang ulama. 

Sementara itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid terlihat hadir langsung melayat ke rumah duka di Ponpes Al-Hijaiyyah, Kampung Rempak Kulon, Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya.

Baca Juga: 4 Hektare TPA Putri Cempo Masih Terbakar, BNPB Targetkan Padam Sepekan

5. Lautan Pelayat dan Salat Jenazah Bergelombang

Suasana rumah duka dipadati oleh ribuan jemaah, santri, dan tokoh agama yang ingin memberikan penghormatan terakhir. 

Saking banyaknya pelayat yang datang ke lokasi, prosesi salat jenazah di masjid kompleks pesantren harus dilaksanakan secara estafet atau bergelombang hingga memasuki gelombang keempat.

Baca Juga: Ratusan Unit Koperasi Desa Merah Putih di Klaten Ditarget Launching Akhir September

6. Prosesi Pemakaman Diiringi Isak Tangis dan Kalimat Tauhid

Sekitar pukul 16.20 WIB, jenazah almarhum dibawakan menuju tempat peristirahatan terakhir menggunakan keranda berbalut kain hijau dan putih. 

 

Isak tangis dan lantunan kalimat tauhid berkumandang secara serentak dari ribuan jemaah yang mengiringi langkah menuju liang lahat.

7. Dimakamkan di Halaman Belakang Kompleks Ponpes

Jenazah KH Ahmad Fudholi dimakamkan di area belakang kompleks Pondok Pesantren Al-Hijaiyyah. 

Almarhum menjadi tokoh pertama yang dimakamkan di lokasi tersebut, menjadikan kompleks pesantren yang dibimbingnya sebagai tempat peristirahatan terakhirnya.

Editor : Syahaamah Fikria
KH Ahmad Fudholi kecelakaan Banten ponpes ulama