Terobos Akses Berlumpur di Rantau Prapat, Kepala Unit BRI Sigambal Dampingi Pelaku UMKM Naik Kelas

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 15:48 WIB
Kepala Unit BRI Sigambal Branch Office BRI Rantau Prapat Sumatera Utara M.A Hasibuan menempuh perjalanan dengan medan cukup ekstrem menuju wilayah tempat nasabahnya menjalankan usaha. (DOK.BRI)
Kepala Unit BRI Sigambal Branch Office BRI Rantau Prapat Sumatera Utara M.A Hasibuan menempuh perjalanan dengan medan cukup ekstrem menuju wilayah tempat nasabahnya menjalankan usaha. (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM-Perjalanan menembus medan berlumpur dan keterbatasan jaringan komunikasi tidak menyurutkan langkah M A Hasibuan untuk menemui para nasabahnya.

Sebagai Kepala Unit BRI Sigambal, Branch Office BRI Rantau Prapat, Sumatera Utara, ia memilih turun langsung ke lapangan guna memastikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan pendampingan yang tepat.

Hampir dua tahun mengemban amanah tersebut, Hasibuan rutin mendatangi titik-titik usaha warga untuk melihat kondisi lapangan, mendengarkan kendala, serta memahami kebutuhan modal maupun pengelolaan keuangan para pedagang lokal.

Baca Juga: Kepercayaan Nasabah Makin Tebal, DPK BRI Tembus Rp1.580 Triliun Didominasi Dana Murah

“Menjadi Kepala Unit BRI bukan sekadar profesi, melainkan sebuah kesempatan untuk menjadi bagian dari perubahan kehidupan masyarakat,” ujar Hasibuan.

Menurutnya, kebutuhan riil pelaku usaha kerap tidak sepenuhnya tecermin hanya dari berkas dokumen pengajuan.

Melalui interaksi dan dialog langsung, BRI dapat menghadirkan solusi pembiayaan serta edukasi literasi keuangan yang presisi.

“Saya ingin menjadi jembatan perubahan bagi masyarakat. Saya ingin mereka melihat bahwa modal usaha yang mungkin terlihat kecil dapat mengubah kehidupan sebuah keluarga. Ketika usaha mereka berkembang, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” terangnya.

Dampak dari pendampingan berkelanjutan ini terlihat dari performa sejumlah nasabah penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Seiring pertumbuhan skala bisnisnya, para pelaku UMKM tersebut secara bertahap mampu lulus dan beralih memanfaatkan fasilitas kredit komersial.

Baca Juga: BRI Siap Jadi Tulang Punggung Arahan Presiden Prabowo Perluas Akses Keuangan Masyarakat Indonesia

“Ketika melihat nasabah yang awalnya usaha kecil kemudian berkembang dan mampu meningkatkan skala usahanya, tentu ada rasa bangga. Artinya, apa yang kita lakukan bersama memberikan hasil,” ungkap Hasibuan.

Di samping pembiayaan, Hasibuan aktif mendorong penguatan literasi keuangan digital dengan mengenalkan ekosistem layanan BRI seperti aplikasi BRImo, fitur pembayaran QRIS, hingga jaringan AgenBRILink untuk mempermudah transaksi harian pedagang.

Komitmen BRI Dorong Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan

Menanggapi aksi nyata di lapangan tersebut, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan, kedekatan seluruh insan BRI dengan masyarakat merupakan pilar utama perusahaan dalam memperluas inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi nasional.

“Bagi BRI, inklusi keuangan bukan hanya tentang membuka akses terhadap produk dan layanan perbankan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat mendapatkan pendampingan dan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya," terang Dhanny. 

"Karena itu, insan BRI memiliki peran penting untuk hadir, mendengarkan, dan tumbuh bersama masyarakat,” imbuhnya.

Baca Juga: Aksi Tanggap Bencana, BRI Peduli Salurkan Masker dan Vitamin untuk Lindungi Masyarakat dari Abu Vulkanik

Ditegaskan Dhanny, sektor UMKM memegang peranan krusial sebagai penggerak roda ekonomi kerakyatan. 

Sebab itu, dukungan BRI diberikan secara menyeluruh lewat kombinasi pembiayaan, edukasi, dan digitalisasi.

“Kami ingin BRI hadir sebagai partner yang menemani masyarakat dalam setiap tahap perjalanan usahanya. Ketika usaha nasabah tumbuh, naik kelas, dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya, di situlah kami melihat makna dari kehadiran BRI di tengah masyarakat,” pungkasnya Dhanny. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
Kepala Unit BRI BBRI umkm