Perhelatan tingkat nasional ini membawa misi besar memancarkan pesan kedamaian, kebersamaan, serta kolaborasi di tengah keberagaman bangsa.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Jawa Tengah sebagai tuan rumah.
"MTQ di Kota Semarang Jawa Tengah ini untuk memancarkan kedamaian ke seluruh Indonesia dan dunia,” tegas Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan pembukaan, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Luthfi, perhelatan MTQ bukan sekadar ajang unjuk kebolehan membaca dan menghafal Al-Qur'an.
Melainkan sebuah ruang inklusif yang merekatkan seluruh elemen masyarakat dari pelbagai latar belakang agama dan budaya.
"Di tengah-tengah kita ada pimpinan daerah yang mempunyai latar belakang berbeda. Ini menunjukkan MTQ tidak hanya milik umat Islam tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia," jelasnya.
Pembukaan MTQ XXXI turut dihadiri 14 gubernur, antara lain:
- Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud
- Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa
- Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah
- Gubernur Kepri Ansar Ahmad
- Gubernur Jambi Al Haris
- Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
- Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal
- Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena
- Gubernur Sulbar Suhardi Duka
- Gubernur Sultra Andi Sumangerukka
- Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa
- Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos
- Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.
Tujuh wakil gubernur juga hadir mendampingi, yaitu:
- Wagub DIY KGPAA Paku Alam X
- Wagub Sumbar Vasko Ruseimy
- Wagub Lampung Jihan Nurlela
- Wagub Sumut Surya
- Wagub Kalteng Edy Pratowo
- Wagub Papua Barat Mohammad Lakotani
- Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen
Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi dipastikan bersaing dalam 8 cabang, 24 golongan, dan 48 kategori perlombaan.
"MTQ Nasional ini jauh dari kepentingan apapun, termasuk dari sekadar juara. Saya meyakini bahwa seluruh peserta adalah juara, karena telah membaca dan mengamalkan Al-Qur'an," ungkap Luthfi.
Gubernur Jateng menilai, kedatangan ribuan kontingen dan pimpinan daerah turut menggerakkan perputaran ekonomi daerah hingga Rp1,2 triliun melalui pameran produk UMKM unggulan dari setiap provinsi yang berlangsung hingga 20 September 2026.
Inovasi Teknologi dan Nilai Kebersamaan
Menko PMK Pratikno menyampaikan apresiasi atas kemeriahan acara pembukaan.
Ia menekankan bahwa MTQ menjadi wahana vital dalam pembentukan sumber daya manusia yang berkarakter dan berakhlak mulia.
"Ini juga ajang silaturahmi dari berbagai daerah di Indonesia. Di sini bertanding iya tetapi paling utama saling mengenal dan bersatu," kata Pratikno.
Sementara itu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyoroti besarnya antusiasme masyarakat Jawa Tengah terhadap Al-Qur'an serta terobosan baru yang dihadirkan pada edisi kali ini.
"Kecintaan masyarakat Jawa Tengah dengan Al-Quran ini sangat besar. Pada MTQ Nasional di Jawa Tengah ini juga ada penambahan beberapa cabang perlombaan termasuk kaligrafi digital, juga melibatkan AI juga. Tempatnya juga lebih menyatu, antar venue lebih terkonsentrasi," bener Menag.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah, Jawa Tengah Targetkan Juara Umum MTQH Nasional 2026, Persiapan Dimatangkan!
Kesan positif turut disampaikan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, yang berharap MTQ Nasional XXXI dapat memancarkan harmoni menuju Indonesia Emas yang berkeadilan, sembari memuji keramahan warga, kelezatan kuliner, serta efisiensi di Jawa Tengah. (wa)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Pemprov Jateng