RADARSOLO.COM – Kabar duka datang dari Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang wisatawan asal Kota Solo meninggal dunia setelah terseret ombak besar saat hendak berfoto di kawasan bebatuan pantai tersebut, Minggu (13/9).
Korban diketahui bernama Walini, 39, warga Kratonan, Serengan, Surakarta. Ia merupakan satu dari empat wisatawan yang terseret ombak hingga ke tengah laut dalam insiden tersebut.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan, peristiwa bermula ketika rombongan 14 wisatawan tiba di Pantai Jungwok sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Persija Sempurna di Dua Laga Awal, Shin Tae-yong Justru Minta Tim Jangan Puas
Dari rombongan tersebut, tujuh orang kemudian menuju kawasan bebatuan untuk berfoto. Saat berada di lokasi, tiba-tiba datang ombak besar yang menerjang kawasan tersebut.
"Empat orang dari rombongan tersebut hanyut terbawa ombak ke tengah," kata Handoko dilansir dari Jawa Pos Radar Jogja, Minggu (13/9).
Petugas SAR yang mengetahui kejadian tersebut langsung bergerak melakukan pertolongan. Tim SAR Jungwok bersama Pamobvit Polres Gunungkidul dan warga berupaya menjangkau para korban.
Petugas juga menggunakan tali throwing bag untuk membantu proses evakuasi. Keempat korban kemudian berhasil ditarik secara bertahap menuju tepian.
"Korban ditarik ke pinggir satu per satu hingga keempatnya berhasil dibawa ke tepian," jelasnya.
Namun, kondisi Walini cukup kritis. Warga Solo tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Puskesmas Girisubo untuk mendapatkan penanganan medis.
Sayangnya, nyawa Walini tidak berhasil diselamatkan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara tiga wisatawan lainnya berhasil selamat. Mereka yakni Diki Kurniati, 31, warga Pondok, Grogol, Sukoharjo; Maria Kristanti, 46, yang mengalami sesak napas setelah banyak meminum air; serta Wijinem, 50, yang mengalami luka ringan akibat terkena batu.
Insiden tersebut menjadi perhatian bagi wisatawan yang beraktivitas di kawasan Pantai Jungwok. Terlebih, area bebatuan pantai memiliki risiko tersapu ombak ketika gelombang besar datang secara tiba-tiba. (cr1/nik)
Editor : Niko auglandySumber : Radar Jogja