Purbaya Bongkar Alasan Dicopot dari Menkeu, Ada Apa Sebenarnya?

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:32 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA/Andi Firdaus)
Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (ANTARA/Andi Firdaus)

 

RADARSOLO.COM — Keputusan Presiden Prabowo Subianto merombak pucuk pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengejutkan publik. 

Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyerahkan tongkat estafet jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil Nazara dalam acara serah terima jabatan (sertijab) di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Pencopotan Purbaya memicu beragam spekulasi liar di masyarakat, terutama setelah dirinya sempat merombak ratusan pejabat di lingkungan Kemenkeu beberapa hari sebelum diganti.

Baca Juga: Riwayat Pekerjaan Suahasil Nazara Kini Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Karier Mentereng Sejak Era Jokowi

Lantas, bagaimana tanggapan Purbaya mengenai pencopotannya dan apakah ada gesekan internal di tubuh bendahara negara?

Merespons isu miring terkait keretakan atau benturan kepentingan di balik pemberhentiannya, Purbaya menegaskan bahwa proses pergantian bendahara negara berjalan secara profesional tanpa konflik.

"Gesekan sih nggak ada. Yang jelas itu (pergantian menteri) hak prerogatif presiden," tegas Purbaya usai menghadiri prosesi Sertijab Menkeu di Kantor Kemenkeu, Jakarta.

Baca Juga: Pertama Merantau, Pemuda asal Kepatihan Wetan Solo Hilang Bersama Virgo 8

Ia mengaku sudah mengalkulasi kemungkinan pemberhentian dirinya sebelum pengumuman reshuffle oleh Istana. 

Menurutnya, dinamika jabatan dalam kabinet adalah hal yang biasa.

"Perasaannya nggak ada, cuma ada hitungan saya, ada sesuatu yang mungkin 50:50 kemungkinannya. Tapi, kan setelah itu hak prerogatif presiden," lanjutnya.

 

Emoh Kembali ke Pemerintahan

Sehari pascapelantikan Suahasil Nazara di Istana Negara berdasarkan Keppres Nomor 97P Tahun 2026, Purbaya menyatakan tidak berencana kembali mengisi kursi jabatan publik di lingkaran pemerintahan.

Pria yang mengakhiri masa jabatannya usai dilantik pada September 2025 lalu itu berseloroh ingin menikmati waktu luang untuk urusan personal.

"Nggak (menjadi pejabat lagi). Saya mau memancing di belakang rumah," kelakar Purbaya.

Baca Juga: Belum Dapat Transfer Dana dari BGN, 5 Dapur MBG di Wonogiri Stop Operasional Sementara

Ditjen Bea Cukai Menepis Isu Konflik Pasca-Perombakan Pejabat

Sorotan publik terhadap pergantian Menkeu ini tak lepas dari keputusan Purbaya merombak ratusan pejabat Kemenkeu pada Kamis (10/9/2026). 

Mutasi besar-besaran tersebut menyasar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, hingga Fungsional, yang didominasi oleh personel di lingkungan Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pajak.

Baca Juga: Bidik Etanol Masuk Industri Kosmetik Dan Farmasi, Profesor BRIN Terjun Ke Sukoharjo

Banyak pengamat mengaitkan perombakan masif tersebut sebagai pemicu renggangnya hubungan internal hingga berujung pada pencopotannya. 

Namun, tudingan itu dibantah keras oleh jajaran Kemenkeu.

 

Direktur Jenderal Bea Cukai Djaka Budi Utama menepis kabar burung mengenai timbulnya konflik di internal Kemenkeu.

"Kata siapa? Nggak benar," ujar Djaka.

Djaka berharap di bawah kepemimpinan Suahasil Nazara, Kemenkeu makin solid dalam menjaga fleksibilitas dan kesehatan APBN.

Dengan dilantiknya Suahasil Nazara, ia tercatat sebagai Menkeu ketiga dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa.

Editor : Syahaamah Fikria
Suahasil Nazara kemenkeu reshuffle Purbaya Yudhi Sadewa menkeu