RADARSOLO.COM — Pencairan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode September 2026 kembali dinantikan oleh masyarakat.
Namun, tidak semua warga otomatis berhak menerima bantuan dari pemerintah.
Penyaluran bantuan saat ini mengacu pada penetapan pemeringkatan tingkat kesejahteraan keluarga atau kelompok desil.
Baca Juga: Data Bansos Terbaru September 2026: 10.8 Juta Keluarga Ajukan Bantuan, Siapa yang Bisa Lolos?
Penetapan status desil ini berguna untuk memastikan skema bansos, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Penerima Bantuan Iuran JKN (PBI-JK), dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Kabar baiknya, masyarakat tidak perlu repot mendatangi kantor kelurahan atau dinas sosial hanya untuk mengecek posisi desil.
Pemeriksaan dapat dilakukan secara mandiri secara online menggunakan HP (smartphone) cukup dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Baca Juga: Desil 4 Dapat Bansos Apa Saja? Cek Daftar Bantuan dan Statusnya di cekbansos.kemensos.go.id
Lantas, bagaimana panduan langkah demi langkah dan desil mana saja yang berpeluang mendapatkan bansos?
Cara Cek Desil Bansos Online di HP
Berikut cara cek desil bansos secara online di portal resmi Kemensos, menggunakan HP:
1. Pastikan perangkat terhubung dengan koneksi internet.Buka aplikasi peramban (browser) seperti Google Chrome, Safari, atau Mozilla Firefox di HP
2. Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos dengan mengetik laman cekbansos.kemensos.go.id
3. Masukkan atau ketik 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan yang tertera di e-KTP elektronik pada kolom yang disediakan
Baca Juga: Bansos Resmi Tambah 4,3 Juta Penerima Baru, Siapa Saja dan Apa Kriterianya?
4. Masukkan kode unik berupa kombinasi huruf atau angka yang muncul pada layar untuk mengonfirmasi bahwa kamu bukan bot
5. Tekan tombol "CARI DATA" dan tunggu beberapa saat. Sistem secara otomatis akan menampilkan informasi kondisi sosial ekonomi, tingkat kelompok desil keluarga, hingga status kepesertaan bansos yang aktif.
Memahami Kategori Desil Penerima Bansos
Tingkat desil membagi peringkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 kelompok (Desil 1 hingga Desil 10).
Baca Juga: Purbaya Jadi Apa Usai Dicopot dari Menkeu? Heboh Kode "Udah Siap Belum?" di TikTok
Semakin kecil angka desil, maka semakin rendah posisi kesejahteraan ekonominya.
Berikut adalah rincian peluang bansos berdasarkan kelompok desil dalam bentuk poin-poin:
- Desil 1 (10% Terbawah / Sangat Miskin): Peluang penerimaan bansos sangat tinggi, menjadi prioritas utama untuk PKH, BPNT, dan bantuan beras.
- Desil 2 (11% – 20% / Miskin): Peluang penerimaan bansos tinggi, berhak mendapatkan PKH, BPNT, dan bantuan beras.
- Desil 3 (21% – 30% / Hampir Miskin): Peluang penerimaan bansos tinggi, berhak menerima PKH, BPNT, dan bantuan beras.
Baca Juga: Anggota DPRD Solo Diperiksa Polda Bali, Badan Kehormatan Buka Suara
- Desil 4 (31% – 40% / Rentan Miskin): Peluang penerimaan bansos untuk PKH, BPNT dan bantuan beras.
- Desil 5 (41% – 50% / Menengah Bawah): Tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial.
Desil 6 – 10 (Menengah hingga Mampu): Tidak memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial.
Baca Juga: Jurnalis Solo Nyalakan Lilin Harapan, Doakan 5 Rekan yang Hilang
Bisakah Data Desil Diubah Jika Tidak Sesuai?
Pemerintah menegaskan bahwa pemeringkatan desil bersifat dinamis.
Jika kondisi ekonomi keluarga di lapangan berbanding terbalik dengan angka desil yang tertera di sistem, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data.
Proses pengusulan atau pembaruan data dapat dilakukan secara mandiri melalui fitur "Usul Sanggah" di aplikasi resmi Cek Bansos yang diunduh dari Google Play Store/App Store.
Atau bisa juga melaporkan diri langsung ke aparat desa/kelurahan setempat melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) / Musyawarah Kelurahan (Muskel).
Editor : Syahaamah Fikria