Jawa Tengah Sabet Predikat Layanan Investasi Terbaik, Serap 213 Ribu Tenaga Kerja

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 22:52 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima penghargaan pelayanan investasi paling unggul dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima penghargaan pelayanan investasi paling unggul dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.

 

RADARSOLO.COM — Kementerian Investasi dan Hilirisasi menganugerahi Pemprov Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan kualitas pelayanan investasi paling unggul se-Indonesia dalam perhelatan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026.

Pada kategori tersebut, Jawa Tengah berhasil mengamankan peringkat ketiga nasional, tepat di bawah Maluku Utara dan Jawa Timur.

Penghargaan prestisius itu diserahkan secara langsung kepada Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dalam rangkaian acara ALI 2026 di Gedung Suhartoyo, Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: Jadi Acuan APBD Jateng 2027, Pusaka Jateng 2026 Hasilkan 537 Gagasan Pariwisata dan Ekonomi

Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng beserta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait. 

Ia menegaskan, penghargaan tersebut wajib menjadi pemicu semangat untuk menghadirkan pelayanan perizinan yang makin cepat, praktis, dan prima.

"Ini menjadi semangat untuk kita. Sebab, salah satu pintu masuk daripada investasi adalah adanya perizinan cepat, mudah, dan pelayanan prima," ujar Luthfi.

Baca Juga: Properti dan Kulit Sumbang Investasi Terbesar Di Sukoharjo

Guna mempertahankan torehan tersebut, Luthfi menginstruksikan jajarannya untuk terus membenahi kinerja pelayanan publik. 

Ia menekankan pentingnya sikap proaktif seperti jemput bola, bersikap ramah dengan melayani penuh senyum, serta rajin menggali kebutuhan maupun kendala yang dihadapi para calon investor.

 

 

Capaian Realisasi Investasi Jawa Tengah Semester I-2026

Kualitas pelayanan yang prima berbanding lurus dengan capaian angka investasi di wilayah Jawa Tengah. 

Berdasarkan data resmi, nilai realisasi investasi di Jateng pada Semester I-2026 berhasil menembus angka Rp59,94 triliun.

Suntikan modal tersebut terbukti memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah dengan menyerap sebanyak 213.217 tenaga kerja yang tersebar di 55.989 proyek.

Baca Juga: Pengentasan Kemiskinan di Jateng Sukses Tekan Angka Warga Miskin, Langkah Gubernur Ahmad Luthfi Panen Apresias

"Investasi adalah salah satu cara menumbuhkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kita," kata Luthfi menegaskan pentingnya pembukaan lapangan kerja baru di daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Roslan Roeslani menggarisbawahi bahwa mutu pelayanan investasi merupakan kunci utama dalam membangun iklim penanaman modal yang kondusif di Tanah Air. 

Langkah ini vital untuk menggaet investor domestik maupun asing demi membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Baca Juga: Kejar Target Rp 352 Miliar, BPKPAD Klaten Optimalisasi Pendapatan Sektor Pajak Daerah

"Investasi adalah salah satu program yang membuat lapangan pekerjaan tercipta dan berjalan baik. Terima kasih kepada seluruh kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota yang sudah membantu meningkatkan investasi dan industri," ucap Roslan.

Ia menambahkan, sistem pelayanan yang terukur dan terstruktur akan memberikan kepastian hukum dan waktu bagi investor. 

 

Indonesia, lanjutnya, harus bergerak cepat dan berdaya saing tinggi agar tidak kalah dari negara-negara tetangga.

Kabupaten Semarang dan Karanganyar Turut Unjuk Gigi

Tak hanya di tingkat provinsi, apresiasi dalam ajang ALI 2026 ini juga mengalir ke tingkat kabupaten di Jawa Tengah. 

Pemerintah Kabupaten Semarang berhasil memboyong penghargaan layanan investasi. 

Sementara itu, Kabupaten Karanganyar sukses mengukir prestasi dengan menembus jajaran nominasi enam besar pada kategori yang sama.

Editor : Syahaamah Fikria
ahamd luthfi Anugerah Layanan Investasi pemprov jateng jateng investasi