Gelar Sharia Wealth Forum 2026, BRI Wealth Management Dorong Diversifikasi Aset Syariah Nasabah

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 14:21 WIB
BRI berkolaborasi dengan PT Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (DOK.BRI)
BRI berkolaborasi dengan PT Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkolaborasi dengan PT Syailendra Capital menggelar perhelatan Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk “Navigating Opportunities Through Sharia Investment” di Shangri-La Hotel, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Forum ini diselenggarakan guna memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika pasar serta peluang investasi berbasis syariah bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan, pergerakan ekonomi dan dinamika pasar saat ini menuntut para investor untuk cermat mempertimbangkan potensi imbal hasil, tingkat risiko, likuiditas, serta tujuan finansial dalam penetapan keputusan investasi.

Baca Juga: Jaga Warisan Budaya Aceh, Perajin Sulam Kasab Asra Kembangkan Usaha Bersama Holding UMi BRI

“Kondisi ekonomi dan pasar terus bergerak dinamis. Bagi investor, situasi seperti ini tentu menghadirkan tantangan, tetapi di saat yang sama juga membuka berbagai peluang," ujarnya.

"Karena itu, semakin penting bagi kita untuk melihat investasi secara lebih menyeluruh, tidak hanya mengejar potensi imbal hasil, tetapi juga bagaimana menata portofolio, menjaga likuiditas, dan mengelola risiko sesuai dengan tujuan finansial masing-masing,” imbuh Aris.

Dalam forum tersebut, investasi syariah dipaparkan tidak hanya bagi nasabah yang memiliki preferensi khusus pada produk syariah.

Melainkan juga sebagai alternatif strategis untuk melengkapi variasi portofolio.

Nasabah dibekali pemahaman mengenai perkembangan pasar modal syariah, prinsip dasar investasi syariah, hingga ragam reksa dana syariah.

Guna mengoptimalkan penataan aset, BRI Wealth Management menghadirkan layanan penasihat (advisory) guna membantu nasabah menentukan pilihan investasi yang relevan.

Baca Juga: BRI Gaspol Dukung Program 3 Juta Rumah, Perkuat Sinergi Ekosistem Perumahan di Jakarta

“Pengelolaan investasi tidak berhenti pada memilih instrumen, tetapi bagaimana setiap keputusan ditempatkan dalam strategi portofolio yang tepat," terangnya. 

"Kami ingin nasabah memiliki perspektif yang utuh dalam melihat setiap alternatif, termasuk investasi syariah, sebelum menentukan pilihan. Melalui Relationship Manager BRI Prioritas dan BRI Private, kami siap mendampingi nasabah dalam mengevaluasi peluang dan menyusun strategi investasi yang relevan dengan kebutuhan masing-masing,” lanjut Aris.

Pada kesempatan yang sama, CEO Syailendra Capital Fajar R. Hidajat mengamati bahwa pergerakan pasar pada paruh kedua tahun 2026 mulai membuka ruang peluang baru bagi investor, didukung valuasi yang makin menarik serta imbal hasil yang lebih kompetitif.

“Memasuki paruh kedua 2026, kita melihat lanskap investasi yang semakin kompleks. Kondisi market yang dinamis membuat kita semakin sadar bahwa pengelolaan aset dan wealth management sangat penting," jelas Fajar.

Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q2 2026: Masih Ekspansif, Optimisme Prospek Usaha Masih Tinggi 

"Bukan hanya memaksimalkan return, tetapi juga mengelola risiko. Paruh pertama 2026 memberikan tekanan yang cukup besar. Namun setelah koreksi yang signifikan, kita mulai melihat munculnya peluang baru dari valuasi yang lebih menarik dan imbal hasil yang lebih kompetitif. Karena itu, bagi kami, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengevaluasi kembali portofolio secara lebih objektif,” urainya.

Sebagai informasi, hingga triwulan II 2026, catatan jumlah investor baru di BRI Wealth Management mengalami lonjakan pesat hingga 280,68 persen, seiring dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) reksa dana yang tumbuh 46,94 persen.

Saat ini, jangkauan operasional layanan BRI Wealth Management telah didukung oleh 43 outlet layanan prima serta 152 Priority Lounge yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
BRI Wealth Management BRI BBRI